
Pemkot Jakarta Timur Ajak Pelajar Pahami Demokrasi
16 menit yang lalu
PB HMI MPO mendorong penguatan Satu Data sebagai langkah menjawab persoalan bangsa sekaligus menjaga persatuan.
Terbit · 1 min read

Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (PB HMI MPO) mendorong penguatan sistem Satu Data untuk membantu menjawab persoalan bangsa sekaligus menjaga persatuan. Menurut laporan ANTARA, Ketua Umum PB HMI MPO Handy Muharam Nataprawira menyampaikan dorongan itu dalam momentum Sumpah Pemuda.
Dalam keterangan yang diterima ANTARA di Jakarta, Handy menyebut Sumpah Pemuda diperingati setiap Rabu (28/10/2026). Ia mengatakan semangat peristiwa tersebut perlu menjadi inspirasi dalam menghadapi tantangan kebangsaan.
Handy menilai peringatan itu seharusnya tidak berhenti sebagai seremoni tahunan. Menurut dia, momentum tersebut dapat menjadi ruang refleksi dan konsolidasi bagi pemuda untuk memperkuat persatuan, solidaritas, dan kerja kolektif.
Ia mengatakan Indonesia membutuhkan pendekatan baru dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan nasional di tengah perkembangan zaman serta tantangan global. Salah satu langkah yang perlu diperkuat, menurutnya, ialah digitalisasi berbasis sistem Satu Data.
Handy menyebut sistem tersebut dapat membangun tata kelola informasi yang strategis, akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan data terpadu, pemerintah dinilai dapat menyusun kebijakan lebih tepat sasaran, antara lain untuk pengentasan kemiskinan, pemerataan pendidikan, peningkatan kesehatan, ketahanan pangan, dan pembangunan ekonomi.
Menurut laporan yang sama, Handy mengatakan ketidaksinkronan data antarlembaga berpotensi menghambat efektivitas kebijakan dan pelaksanaan pembangunan. Karena itu, ia mendorong agenda Satu Data melibatkan pemerintah, masyarakat sipil, perguruan tinggi, dan generasi muda.
Handy juga menekankan bahwa transformasi digital mencakup komitmen membangun pemerintahan yang efektif, inklusif, dan berkeadilan. Ia mengatakan penguatan sistem Satu Data perlu memperhatikan perlindungan data pribadi, keamanan informasi, serta pemerataan akses digital.
PB HMI MPO mengajak elemen bangsa, terutama generasi muda, merawat persatuan dan mengedepankan kerja kolektif untuk menyelesaikan persoalan nasional. Handy meyakini perpaduan semangat Sumpah Pemuda dan transformasi digital berbasis Satu Data dapat mendukung cita-cita Indonesia Emas. Ia juga mengatakan pemuda diharapkan menjadi kekuatan moral, intelektual, dan motor perubahan demi masa depan Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil, dan sejahtera.