
Warga Jakarta Timur Diminta Waspadai DBD
2 jam yang lalu
Prajurit Yonif TP diminta mengasah kemampuan tempur sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Terbit · 1 min read

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meminta prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) terus mengasah kemampuan tempur dan pembangunan. Menurut laporan CNNIndonesia.com, ia menyampaikan hal itu saat meninjau Yonif TP 840/Golok Sakti di Kabupaten Lebak, Banten.
Peninjauan berlangsung Selasa (3/11/2026). Kunjungan diawali pertemuan dengan Bupati Lebak M. Hasbi Jayabaya dan jajaran pemerintah daerah, lalu dilanjutkan paparan komandan batalyon mengenai kesiapan pangkalan, sarana latihan, serta pengorganisasian prajurit.
Kemampuan tempur yang dimaksud mencakup menembak, bela diri, dan patroli. Sementara itu, kemampuan pembangunan dijalankan melalui kompi fungsional pertanian, peternakan, kesehatan, dan konstruksi.
Dalam keterangan tertulis yang dikutip CNNIndonesia.com, Sjafrie mengatakan keberadaan Yonif TP di 514 kabupaten dan kota perlu dioptimalkan untuk membantu pemerintah daerah serta mengatasi kesulitan warga di sekitarnya.
Sjafrie juga menyebut pembentukan Yonif TP di seluruh Indonesia sebagai pelaksanaan amanat konstitusi dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Ia menginstruksikan percepatan pembangunan sarana latihan menembak dan fasilitas pembinaan satuan. Fasilitas tersebut ditujukan untuk menunjang kesiapan prajurit dalam membantu pembangunan daerah maupun menjalankan tugas pengamanan di wilayah strategis, termasuk Ibu Kota Negara.
Selain itu, Sjafrie meminta prajurit menjaga disiplin dan persatuan tanpa membedakan suku maupun agama, serta mengamalkan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI dalam kehidupan sehari-hari.