
KTP dan Risiko Penyalahgunaan untuk Beli Mobil
15 menit yang lalu
Sudais mengecam serangan yang disebut menargetkan dua kota suci dan menegaskan keamanannya sebagai garis merah.
Terbit · 1 min read

Kepala Kepresidenan Urusan Agama Dua Masjid Suci, Sheikh Abdulrahman Al Sudais, mengecam serangan Houthi yang disebut menargetkan Makkah dan Madinah, Arab Saudi. Menurut laporan iNews.id, ia menegaskan keamanan dan kesucian kedua kota itu merupakan garis merah.
Serangan tersebut terjadi pada Sabtu (24/10/2026), saat Houthi meluncurkan rudal lintas perbatasan. Sistem pertahanan udara Arab Saudi mencegat dua rudal balistik.
Direktorat Jenderal Pertahanan Sipil Arab Saudi melaporkan tim tanggap darurat mengamankan puing-puing rudal yang berjatuhan di sejumlah wilayah.
Lokasi yang terdampak mencakup Wadi Al Mughammas di Makkah dan lingkungan Al Nuzha di Jeddah. Puing-puing juga ditemukan di Wadi Jalil di Taif serta Pusat Masturah di Rabigh.
Menurut laporan yang sama, Sudais menyebut serangan itu sebagai tindakan kriminal yang menunjukkan niat jahat Houthi terhadap umat Islam dan tempat-tempat suci di Arab Saudi.
Ia menilai serangan tersebut melanggar syariat Islam serta norma-norma kemanusiaan internasional. Penilaian itu merupakan pernyataan Sudais.
Sudais juga menegaskan Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah tidak boleh menjadi sasaran serangan. Kedua masjid tersebut memiliki kedudukan penting bagi umat Islam di seluruh dunia.