
Banjir di Aceh Barat Surut Sepenuhnya
12 menit yang lalu
Militer Yaman mengklaim menargetkan posisi Houthi dan merusak atau menghancurkan 56 kendaraan serta persenjataan.
Terbit · 1 min read

Tentara Yaman menyatakan telah melancarkan 951 operasi terhadap posisi dan kelompok pejuang Houthi dalam kurun 24 jam sebagai bagian dari Operasi Fajar Yaman. Menurut laporan ANTARA, klaim itu disampaikan militer pada Senin (2/11/2026).
Juru bicara militer Yaman, Mayor Majed al-Nuzaili, menyampaikan keterangan itu melalui pernyataan di platform X. Militer melaporkan kendaraan, peralatan militer, dan persenjataan dihancurkan atau dirusak di sejumlah front pertempuran, termasuk Al-Jawf, Marib, dan Al-Bayda.
Al-Nuzaili mengatakan operasi tersebut telah “melumpuhkan” sekitar 332 komandan lapangan dan anggota Houthi. Militer juga mengklaim menghancurkan atau merusak 56 kendaraan, peralatan militer, dan persenjataan.
Di Provinsi Taiz, Yaman barat daya, pasukan pemerintah menghadapi serangan Houthi sekaligus menyerang posisi, pergerakan pasukan, dan sumber tembakan kelompok tersebut, menurut keterangan al-Nuzaili.
Ia menambahkan, satuan zeni militer sedang membersihkan ranjau dan alat peledak di wilayah Al-Jawf yang direbut kembali. Pembersihan itu bertujuan mengurangi risiko terhadap keselamatan warga sipil.
ANTARA melaporkan belum ada komentar langsung dari pihak Houthi mengenai klaim militer tersebut. Laporan itu juga menyebut eskalasi antara pasukan pemerintah dan Houthi kembali meningkat pada Juli.
Menurut laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang dikutip ANTARA, eskalasi tersebut menewaskan dan melukai ribuan orang serta memaksa lebih dari 250.000 warga mengungsi. Konflik itu mengakhiri periode relatif tenang di Yaman yang berlangsung sejak April 2022, sementara krisis kemanusiaan memburuk akibat pertempuran dan pengungsian.
Perang di Yaman bermula setelah Houthi merebut ibu kota Sanaa dan sejumlah provinsi pada September 2014. Peristiwa itu memicu intervensi militer koalisi pimpinan Arab Saudi pada Maret 2015 untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.