
Hubungan Tanpa Status dan Risiko Patah Hati
18 menit yang lalu
Türkiye mencalonkan pemimpin OSCE itu setelah pemungutan suara pendahuluan Dewan Keamanan berakhir tanpa hasil konklusif.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA Manado, Türkiye resmi mencalonkan Feridun Sinirliolu, Sekretaris Jenderal Organisasi untuk Keamanan dan Kerja Sama di Eropa (OSCE), sebagai kandidat Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pencalonan itu disampaikan melalui surat Presiden Recep Tayyip Erdogan.
Surat bertanggal 30 Oktober 2026 disampaikan utusan khusus Türkiye untuk PBB, Ahmet Yildiz, kepada Presiden Majelis Umum dan Dewan Keamanan PBB. Laporan tersebut menyebut pemungutan suara pendahuluan terbaru di Dewan Keamanan berlangsung pada 30 Oktober dan tidak menghasilkan keputusan konklusif.
Pencalonan itu diajukan setelah proses seleksi menemui jalan buntu. Surat tersebut menyatakan langkah itu mengikuti Piagam PBB dan resolusi Majelis Umum yang berlaku.
Surat Erdogan merujuk pada proses seleksi yang diluncurkan pada 25 November 2025. Surat itu ditujukan kepada Presiden Dewan Keamanan PBB untuk bulan tersebut, Aglaia Balta dari Yunani.
Dalam surat itu, Erdogan menyoroti pengalaman diplomasi Sinirliolu selama lebih dari 40 tahun, termasuk sebagai menteri luar negeri dan utusan tetap untuk PBB. Ia juga menyebut penunjukan Sinirliolu pada 2023 untuk memimpin penilaian independen mengenai Afghanistan.
Erdogan menyatakan keyakinannya bahwa pengalaman, pemahaman terhadap sistem PBB, dan komitmen Sinirliolu pada prinsip Piagam PBB dapat mendukung kepemimpinan organisasi tersebut. Pernyataan itu tercantum dalam surat pencalonan yang dilaporkan ANTARA Manado.
Kandidat membutuhkan sedikitnya sembilan dukungan di Dewan Keamanan dan tidak boleh diveto oleh salah satu dari lima anggota tetap: Amerika Serikat, China, Prancis, Rusia, dan Inggris. Kandidat yang dipilih Dewan Keamanan selanjutnya harus disetujui dan diangkat Majelis Umum PBB.
Masa jabatan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dijadwalkan berakhir pada 31 Desember 2026. Laporan ANTARA Manado menyebut delapan kandidat lain telah resmi diajukan.