
Yenny Wahid Nilai Capaian Panjat Tebing Belum Memuaskan
14 menit yang lalu
Pemerintah memberi penghargaan kepada atlet peraih medali, dengan bonus yang disebut meningkat dari sebelumnya.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, atlet peraih medali Asian Games dan Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya datang ke Istana Kepresidenan Jakarta untuk menerima bonus dan penghargaan dari Presiden Prabowo Subianto.
Kedatangan itu berlangsung pada Kamis (29/10/2026). Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengatakan atlet peraih medali emas, perak, dan perunggu dari kedua ajang tersebut diundang pemerintah.
Erick menyebut besaran bonus kali ini meningkat dibandingkan pemberian sebelumnya, tetapi belum mengungkapkan nominalnya. Ia menyerahkan pengumuman jumlah bonus kepada Presiden Prabowo.
"Ya alhamdulillah naik. Biar atlet sejahtera," ujar Erick sebelum memasuki Istana Kepresidenan Jakarta.
Dalam pelepasan kontingen Indonesia di Istana Negara pada Rabu (9/9/2026), Prabowo menjanjikan bonus Rp3 miliar bagi atlet peraih emas Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Erick kemudian menjelaskan bahwa nominal itu berlaku bagi peraih emas nomor perorangan.
Erick mengatakan pemerintah ingin menjamin masa depan atlet berprestasi melalui tabungan, beasiswa, dan dana pensiun. Ia juga menyatakan capaian Indonesia pada Asian Games dan Asian Para Games 2026 melampaui target.
Menurut laporan yang sama, Indonesia meraih lima medali emas di Asian Games dan 15 medali emas di Asian Para Games. Salah satu atlet yang hadir ialah I Kadek Dwi Purwana Yasa, peraih emas para atletik lempar cakram kelas F57.
Kadek mencatat lemparan sejauh 49,75 meter pada Asian Para Games 2026. Ia menyebutnya sebagai rekor pribadi, melampaui catatan 48,68 meter yang dibuatnya pada Grand Prix di Meksiko; ajang tersebut merupakan keikutsertaan pertamanya di Asian Para Games dan kesempatan pertamanya meraih emas.