
Tumpahan Minyak Ditemukan di Selatan Singapura
42 menit yang lalu
Masalah pada bagian depan motor mengganggu balapan Diggia di Sepang, tetapi ia menilai hasil finis kedelapan realistis.
Terbit · 1 min read

Pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team Fabio Di Giannantonio, yang dikenal sebagai Diggia, mengakui motornya mengalami masalah pada bagian depan saat tampil di MotoGP Malaysia. Menurut laporan ANTARA, ia finis di posisi kedelapan dalam balapan di Sirkuit Sepang, Minggu (1/11/2026).
Diggia menyelesaikan balapan di belakang Marc Marquez, Pedro Acosta, Alex Marquez, Ai Ogura, Enea Bastianini, Marco Bezzecchi, dan Luca Marini. ANTARA mengutip keterangan Diggia dari laman Pertamina Enduro VR46 Racing Team.
Diggia mengatakan masalah pada bagian depan motor membuatnya merasa tidak nyaman sejak awal balapan. Ia juga menyebut balapan berlangsung sulit dan lebih menantang daripada yang diperkirakannya.
Menurut laporan yang sama, Diggia menilai posisi kedelapan merupakan hasil yang realistis dengan kondisi motor tersebut. Persaingan ketat sejak awal turut menjadi pertimbangan dalam penilaiannya.
Diggia juga menyebut pengelolaan ban menjadi tantangan dalam balapan di Sepang. Pernyataan itu disampaikan saat menjelaskan jalannya GP Malaysia.
Setelah balapan, Diggia mengatakan tim perlu menganalisis dan memahami kondisi motor sebelum menghadapi seri berikutnya. Ia berharap kendala di Malaysia dapat diperbaiki.
Seri berikutnya yang disebut dalam laporan ANTARA adalah GP Qatar, yang dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Lusail pada 6–8 November 2026. Diggia berharap dapat menjalani balapan tersebut dengan lebih percaya diri.