
MU dan AS Roma Bertemu di Liga Champions
33 menit yang lalu
Seluruh awak kapal dilaporkan selamat dan kapal tetap dapat beroperasi setelah serangan.
Terbit · 1 min read

Kapal tanker pengangkut gas alam cair (LNG) milik Qatar, Al Mayeda, diserang benda yang belum teridentifikasi saat melintasi perairan Teluk. Menurut laporan CNN Indonesia yang mengutip kantor berita pemerintah Qatar, Qatar News Agency (QNA), seluruh awak kapal selamat.
Serangan terjadi pada Jumat (30/10/2026) malam waktu setempat. Al Mayeda merupakan milik Qatar Gas Transport Company dan saat itu sedang melintasi perairan Teluk.
QNA melaporkan tidak ada korban jiwa maupun awak kapal yang terluka. Serangan tersebut juga disebut tidak berdampak terhadap lingkungan.
Perusahaan menyatakan Al Mayeda berada dalam kondisi aman dan masih dapat beroperasi. Bahan yang dikutip tidak merinci jenis benda yang menyerang kapal.
Insiden itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan, termasuk situasi keamanan jalur pelayaran di Teluk dan Selat Hormuz. Laporan CNN Indonesia menyebut ketegangan tersebut berlangsung sejak perang di Timur Tengah pecah pada Februari.
Mengutip AFP, CNN Indonesia melaporkan Iran menargetkan sejumlah kapal yang melintasi Selat Hormuz dan kawasan Teluk yang lebih luas. Laporan itu menyebut tindakan tersebut sebagai bagian dari upaya Iran memperkuat kendali atas jalur pelayaran strategis.
Teheran juga menyatakan kapal-kapal harus memperoleh izin dari pemerintah Iran sebelum melintasi kawasan itu. Sebagai respons, Amerika Serikat memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Qatar, yang berperan sebagai mediator dalam konflik, meningkatkan upaya diplomatik dalam beberapa hari terakhir. Doha berupaya menghidupkan kembali perundingan antara Amerika Serikat dan Iran untuk meredakan konflik; serangan terhadap Al Mayeda menambah kekhawatiran mengenai keamanan jalur perdagangan energi tersebut.