
Lyndal Stephens Greth Masuk Forbes 400
15 menit yang lalu
Sebanyak 450 karateka mengikuti ujian yang juga ditekankan sebagai bagian dari pembentukan karakter.
Terbit · 1 min read

Goju Ryu Karate-Do Shinbukan (GOKASI) DKI Jakarta menekankan pembentukan karakter, kedisiplinan, dan mental dalam Ujian Kenaikan Tingkat yang diikuti 450 karateka. Menurut laporan ANTARA, Ketua GOKASI DKI Jakarta, Sensei M. Saiyidil Haris, menyampaikan hal itu dalam keterangan di Jakarta, Minggu (8/11/2026).
Peserta berasal dari berbagai tingkatan sabuk, mulai dari putih hingga hitam.
Saiyidil mengatakan ujian tidak hanya digunakan untuk menentukan kenaikan tingkat sabuk, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan karakter dan mental karateka. Menurut laporan yang sama, ia menilai pencapaian dalam karate membutuhkan proses, ketekunan, kedisiplinan, dan kemauan untuk terus belajar.
Ia menyebut kenaikan tingkat sebagai tanggung jawab baru bagi setiap karateka. Semakin tinggi tingkat yang dicapai, semakin besar tuntutan untuk menjaga sikap dan kedisiplinan serta menjunjung nilai-nilai karate.
Dalam ujian, kemampuan teknik dan perkembangan keterampilan menjadi bagian dari penilaian untuk menentukan kelayakan peserta naik tingkat. Kegiatan itu juga mengevaluasi hasil latihan, penguasaan teknik, kedisiplinan, dan perkembangan kemampuan karateka.
Saiyidil berharap ujian tersebut mendorong peserta meningkatkan kemampuan sekaligus memperkuat karakter. Ia mengatakan, “Yang terpenting bukan hanya sabuk yang kita dapatkan, tetapi bagaimana proses latihan membentuk kita menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, menghormati orang lain, sportif, berani, dan tidak mudah menyerah.”
GOKASI DKI Jakarta, menurut laporan yang sama, akan terus mendorong peningkatan kualitas latihan dan pengembangan potensi karateka dalam olahraga maupun pembentukan karakter. Saiyidil juga mengajak mereka berlatih tekun, menjunjung sportivitas, dan menghormati sesama.
Kegiatan itu turut dihadiri Ketua Dewan Pembina GOKASI DKI Jakarta, Sensei Hotlan Panjaitan, para senior, serta anggota Majelis Sabuk Hitam. Kehadiran mereka disebut memberi dukungan dan motivasi kepada para peserta.