
Polisi Sebut Konser Andrea Bocelli Kondusif
15 menit yang lalu
Indonesia kehilangan peluang medali dan ajang penting untuk menguji atlet muda.
Terbit · 1 min read

Panjat tebing tidak masuk dalam daftar cabang olahraga SEA Games 2027, sehingga Indonesia kehilangan peluang meraih medali dari cabang tersebut. Menurut laporan CNNIndonesia.com, Komite Eksekutif Federasi Pesta Olahraga Asia Tenggara menetapkan 43 cabang olahraga dengan 473 nomor pertandingan.
SEA Games 2027 akan digelar di Malaysia.
Indonesia meraih sembilan medali emas dari 10 nomor panjat tebing yang dipertandingkan pada SEA Games 2011. Pada SEA Games 2025, Indonesia mendapat empat emas dari enam nomor.
Sejumlah atlet muda menjadi peraih emas pada SEA Games 2025. Ardana Cikal Damarwulan dan Alma Ariella Tsany meraih emas nomor lead putra dan putri saat masih masuk kelompok umur U17.
Antasyafi Robby Al Hilmi dan Puja Lestari meraih emas nomor speed perorangan putra dan putri. Keduanya juga masih masuk kelompok umur U19.
Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) memandang SEA Games sebagai ajang bagi atlet muda untuk menunjukkan kemampuan dan melanjutkan prestasi senior di Asian Games serta Olimpiade. Sekretaris Umum PP FPTI Wahyu Pristiawan Buntoro mengatakan prestasi atlet lahir dari latihan keras yang terprogram.
Pristiawan mengatakan kompetisi berkualitas di dalam negeri juga menjadi penentu. Materi sumber menyebut Desak Made Rita meraih satu medali emas panjat tebing di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, serta Veddriq Leonardo meraih emas nomor speed perorangan putra di Olimpiade Paris 2024.
Putra Tri Ramadani alias Srondeng disebut menduduki peringkat kedua World Climbing Series 2026. Pristiawan mengatakan, “Yang pasti perolehan medali Indonesia akan berkurang tanpa cabor panjat tebing di Seagames 2027.” Ia juga menyebut penghapusan cabang itu berarti atlet muda kehilangan salah satu ajang penempaan.