
Psikolog Bagikan Cara Menghadapi Kritik
12 menit yang lalu
Konser di JIExpo berlangsung di tengah aksi penolakan yang berujung pelemparan dan menyebabkan 33 orang terluka.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, Polda Metro Jaya menyebut konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2026) malam, berjalan aman dan terkendali meski terjadi pelemparan batu oleh massa aksi penolakan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan insiden itu terjadi di tengah dua kegiatan yang berlangsung bersamaan di kawasan JIExpo. “Intinya tadi malam ada insiden beberapa, tapi Alhamdulillah semua dapat terkendali,” kata Budi saat ditemui di Jakarta, Rabu (4/11/2026).
Konser dimulai pukul 19.00 WIB dan berakhir pukul 23.00 WIB. Pada hari yang sama, sekitar 300 orang dari elemen masyarakat menggelar aksi penolakan sejak pukul 15.30 WIB.
Budi mengatakan petugas gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat mengawal aksi tersebut. Pihaknya juga mendampingi tiga kali mediasi dan audiensi antara perwakilan massa dengan penyelenggara, tetapi tidak tercapai kesepakatan.
Menurut laporan yang sama, setelah massa membubarkan diri sekitar pukul 18.00 WIB usai menjalankan salat Magrib, terjadi pelemparan batu dan kayu ke arah petugas keamanan. Budi menyampaikan keterangan itu kepada ANTARA.
Sebanyak 33 orang dari unsur TNI, Polri, dan masyarakat umum terluka dalam insiden tersebut. Tim Biddokkes Polda Metro Jaya memberikan penanganan medis awal di lokasi, sementara tiga orang masih menjalani rawat inap di rumah sakit akibat terkena benda tumpul dan sesak napas.
Budi mengatakan tidak ada peserta aksi yang ditahan. Setelah situasi terkendali, panitia dan petugas keamanan mengevakuasi pengisi acara serta mengarahkan penonton dan tamu undangan untuk pulang dengan aman.