
Kafrawy Soroti Kehadiran Gibran di Mamuju
2 jam yang lalu
VFF melobi AFC agar hukuman Dinh Bac dijalani lebih awal, tetapi keputusan tetap berada di tangan AFC.
Terbit · 1 min read

Penundaan Piala Asia 2027 memberi peluang bagi federasi sepak bola Vietnam (VFF) untuk meminta agar hukuman larangan bertanding Nguyen Dinh Bac dijalani lebih awal. Menurut laporan CNNIndonesia, VFF berupaya agar sanksi itu dialihkan ke pertandingan resmi lain.
Piala Asia 2027 di Arab Saudi dijadwalkan ulang hingga 23 Desember 2027. Hukuman Dinh Bac berasal dari kartu merah dalam pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Asia U-23 2026 melawan Korea Selatan.
Laporan CNNIndonesia menyebut regulasi AFC mengatur sanksi di kelompok umur dijalani pada pertandingan berikutnya di kategori yang sama. Jika pemain sudah melewati batas usia, sanksi dapat dialihkan ke tingkat yang lebih tinggi.
Dinh Bac diperkirakan berusia lebih dari 23 tahun ketika Piala Asia 2027 dimulai. Karena itu, hukumannya berpotensi berlaku bersama tim senior dan membuatnya absen pada dua pertandingan pertama fase grup.
VFF berharap penundaan jadwal membuka kesempatan untuk memindahkan pelaksanaan hukuman ke agenda lain. Menurut laporan Bongda 24 yang dikutip CNNIndonesia, salah satu kemungkinan yang diinginkan VFF adalah Kualifikasi Piala Dunia 2030.
Sebelumnya, pelatih Kim Sang Sik tidak memainkan Dinh Bac saat Vietnam menghadapi Malaysia dalam Kualifikasi Piala Asia 2027 dengan tujuan menggugurkan sanksi. Namun, AFC menolak menghitung pertandingan tersebut sebagai masa pemenuhan hukuman.
Peluang Dinh Bac tampil sepanjang fase grup Piala Asia 2027 bergantung pada hasil lobi VFF kepada AFC. Jika permintaan itu disetujui, ia dapat bermain dalam tiga pertandingan fase grup.
CNNIndonesia menyebut VFF perlu menyelesaikan urusan administratif tersebut, sementara keputusan akhir berada pada AFC. Kesiapan fisik Dinh Bac juga disebut menjadi faktor agar ia tetap masuk dalam rencana skuad utama.