
Ronaldo Ungguli Messi dalam Pemilihan BOAT
48 menit yang lalu
Struick menargetkan performa terbaik bersama klub dan menyatakan siap jika kembali dipanggil timnas.
Terbit · 1 min read

Penyerang Dewa United Banten FC Rafael Struick mengatakan ia berfokus bekerja keras dan menunjukkan performa terbaik bersama klub setelah lama tidak dipanggil timnas senior. Menurut laporan ANTARA, ia menyampaikan hal itu di Grand Indonesia, Jakarta Pusat.
Struick, yang akrab disapa Rafa, menyebut penampilan terakhirnya bersama timnas senior terjadi saat melawan Australia pada Maret 2025. Indonesia kalah 1-5 dalam pertandingan tersebut.
"Sejujurnya, saya tidak berharap apa-apa. Saya hanya berusaha untuk terus bekerja keras dan memberikan 100 persen kemampuan saya di Dewa," kata Rafa.
ANTARA melaporkan, ia terakhir dipanggil untuk dua laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga melawan China dan Jepang pada Juni tahun lalu. Struick memiliki 23 penampilan bersama tim senior Indonesia.
Setelah penampilan melawan Australia, ia menjadi pemain cadangan dalam laga melawan Bahrain, China, dan Jepang, lalu tidak kembali mendapat panggilan. Ia juga belum dipanggil setelah John Herdman menangani timnas Garuda sejak awal tahun.
Dalam setahun terakhir, Struick masih beberapa kali mengenakan seragam timnas, tetapi bersama tim U-23 dan U-22. Ia mengatakan tidak menyerah dan ingin tampil sebaik mungkin setiap mendapat kesempatan bermain untuk klub.
Pada musim ini, Struick tampil dalam tujuh pertandingan BRI Super League bersama Dewa United. Lima penampilan di antaranya dimulai sebagai pemain inti; ia mencatat satu gol dan satu assist.
Dewa United menempati peringkat kedua klasemen sementara dengan 14 poin, terpaut empat poin dari Persija Jakarta yang berada di puncak. Rafa mengatakan, "Semoga performa dan kualitas permainan saya bisa terlihat sehingga pelatih dapat menyadarinya. Saya selalu siap jika dipanggil,".