
Dokter Ingatkan Perilaku Sehat saat Pancaroba
11 menit yang lalu
Ketindihan terjadi ketika otak sudah aktif, tetapi tubuh masih berada dalam fase tidur.
Terbit · 1 min read

Ahli neurologi Fakultas Kedokteran IPB University Yeni Quinta Mondiani menjelaskan bahwa ketindihan merupakan gangguan tidur, bukan peristiwa mistis. Menurut laporan CNN Indonesia, penjelasan Yeni itu dikutip dari laman resmi IPB University.
Kondisi tersebut dapat terjadi saat seseorang mulai tertidur atau terbangun, tetapi belum mampu menggerakkan tubuh.
Yeni menjelaskan, siklus tidur terdiri atas empat fase gerakan mata tidak cepat dan satu fase gerakan mata cepat yang berulang selama seseorang tidur. Pada fase gerakan mata cepat, hambatan sinyal motorik membuat gerakan tubuh sangat terbatas.
Ketindihan terjadi ketika tubuh masih berada dalam fase tidur, tetapi otak sudah aktif. Akibatnya, seseorang dapat merasa tidak mampu bergerak atau seperti sedang tertindih.
Menurut laporan yang sama, kondisi ini umumnya pertama kali muncul pada usia 15 hingga 35 tahun dan setiap episode biasanya berlangsung beberapa detik hingga menit. Kurang tidur, stres, gangguan kecemasan, faktor keturunan, serta kondisi medis seperti narkolepsi disebut dapat menjadi pemicunya.
Kesadaran bahwa episode sedang berlangsung dapat disertai rasa takut. Halusinasi juga mungkin muncul, terutama jika pemicunya adalah narkolepsi, sementara episode dapat berakhir dengan sendirinya.
Yeni menyarankan perbaikan gaya hidup dan pola tidur, termasuk mengatur waktu tidur dan bangun serta membatasi kafein dan makanan berlemak atau cepat saji. Ia juga menyebut olahraga ringan dan pengaturan perangkat elektronik sebagai langkah lain.
Jika kondisi tidak membaik, mengganggu aktivitas, atau semakin sering terjadi, Yeni menganjurkan konsultasi ke dokter. Penanganan dapat mencakup obat dan tata laksana untuk kondisi yang mendasari, seperti narkolepsi.
Yeni menyebut sebagian besar orang yang mengalami episode tersebut tertidur telentang dan tidak dapat bergerak, meski napas dan jantung tetap bergerak normal.