
Pemberian TPT di Jakarta Naik Menjadi Lebih dari 26 Persen
11 menit yang lalu
Produksi iPhone Duo masih terbatas, sementara Apple belum dapat memperkirakan kapan pasokan dan permintaan seimbang.
Terbit · 1 min read

Apple belum dapat memastikan kapan pasokan ponsel lipat perdananya, iPhone Duo, akan stabil. Menurut laporan ANTARA, COO Apple Sabih Khan menyampaikan hal itu dalam konferensi pendapatan kuartal keempat fiskal perusahaan.
Khan menyampaikan pernyataan tersebut pada Senin (2/11/2026) waktu setempat, seperti dilaporkan TechCrunch. Bahan sumber tidak menyebutkan lokasi konferensi.
Dalam pernyataan yang dikutip TechCrunch, Khan mengatakan produksi iPhone Duo masih terbatas dan prosesnya berjalan lancar. Ia menyebut perusahaan berupaya mempercepat pengiriman, tetapi sulit memprediksi kapan pasokan dan permintaan akan seimbang.
Keterlambatan pengiriman juga menjadi perhatian dalam konferensi tersebut. Pembeli yang memesan lebih awal maupun yang membeli langsung di gerai Apple Store menghadapi waktu tunggu yang, menurut laporan ANTARA, dapat berlanjut hingga tahun depan.
ANTARA juga melaporkan bahwa operator seluler Verizon menawarkan kartu hadiah kepada pembeli iPhone Duo menyusul lamanya keterlambatan unit. Laporan Financial Times pada Oktober 2026 menyebut permintaan terhadap ponsel itu luar biasa dan seluruh unit yang tersedia di situs Apple terjual dalam beberapa jam setelah penjualan dimulai.
Perusahaan yang berbasis di Cupertino itu kemudian menyatakan pengiriman produk mungkin tertunda hingga 2027. Dalam konferensi yang sama, peserta juga menanyakan kekhawatiran mengenai kenaikan biaya memori yang dipicu pertumbuhan industri kecerdasan artifisial.
Menurut laporan ANTARA, meningkatnya permintaan chip memori dari industri kecerdasan artifisial turut mendorong biaya komponen bagi pembuat perangkat keras. Khan mengatakan Apple telah menaikkan harga sejumlah produk dan menyebut keputusan itu dibuat “dengan berat hati”.
Untuk memenuhi permintaan iPhone Duo, Apple menyatakan telah memperdalam kemitraan dengan produsen titanium Perryman guna memasok material bagi perangkat tersebut. CEO Apple John Ternus mengatakan perusahaan bekerja keras agar ponsel itu segera sampai ke tangan pelanggan.