
INOVASI Dukung Pendidikan di Lombok Tengah
12 menit yang lalu
Penataan MCB dilakukan setelah sejumlah insiden dan untuk menjaga jalur bus tetap steril.
Terbit · 1 min read

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memprioritaskan penataan separator atau pembatas jalur bus di Koridor 9 Pinang Ranti-Pluit setelah sejumlah insiden kendaraan menabrak pembatas itu, menurut laporan ANTARA.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani menyampaikan alasan tersebut saat dihubungi di Jakarta, Selasa. Salah satu insiden terjadi pada Rabu (21/10/2026) di sekitar Halte Kemanggisan, ketika sebuah truk menabrak pembatas.
Insiden itu menyebabkan sejumlah rute bus, yakni 1W, 3F, 9A, 10H, S61, dan T31, terlambat datang.
Transjakarta bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah merampungkan penataan pembatas dan pengecatan ulang di sepanjang Koridor 9. Upaya itu ditujukan untuk mengembalikan fungsi jalur bus agar tetap steril.
Menurut Ayu, separator yang lebih jelas terlihat dan tertata dimaksudkan untuk mengurangi potensi pelanggaran serta kecelakaan, menjaga konsistensi jarak antarbus, dan mendukung keamanan serta kenyamanan penumpang.
Pekerjaan tersebut mencakup reposisi dan perbaikan konstruksi pembatas beton di titik rawan serta lokasi yang terdampak benturan kendaraan non-Transjakarta. Penataan juga ditujukan untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat kendaraan, terutama kendaraan berat, menerobos atau menabrak separator.
Pembatas beton dicat ulang agar lebih terlihat oleh pengendara, terutama pada malam hari atau saat cuaca buruk. Langkah itu ditujukan untuk mengantisipasi kendaraan yang salah memasuki jalur.
Pekerjaan tersebut juga mencakup pemasangan rambu petunjuk tambahan berupa chevron dan paku jalan bertenaga surya di titik-titik krusial koridor untuk memberikan peringatan dini kepada pengguna jalan.