
BBWS Cimancis Tangani Kekeringan 15.851 Hektare
21 menit yang lalu
Bio Farma mendapat penghargaan atas inovasi biomedis, termasuk pengembangan vaksin rotavirus neonatal.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, PT Bio Farma (Persero) meraih penghargaan kategori Biomedicine Innovation dalam ajang Innovation Award. Penghargaan itu merupakan bagian dari rangkaian Danantara Technology Innovation Investment Forum 2026.
Ketua Tim Kerja Produksi Vaksin Rotavirus Bio Farma, Catur Gunawan, menyampaikan keterangan di Jakarta pada Rabu (28/10/2026). Ia menyebut vaksin rotavirus neonatal Bio-RV sebagai salah satu inovasi yang mendapat perhatian. Vaksin tersebut diberikan secara oral dan dikembangkan untuk membantu mencegah diare pada bayi.
Catur mengatakan Bio-RV dirancang untuk memberi perlindungan lebih dini sejak awal kelahiran. Dengan demikian, menurutnya, bayi tidak perlu menunggu hingga berusia sekitar dua bulan untuk memperoleh vaksinasi.
Menurut laporan yang sama, Catur menyampaikan bahwa pengembangan vaksin itu merupakan bagian dari upaya Bio Farma menghadirkan inovasi biomedis yang bermanfaat bagi kesehatan masyarakat.
Catur mengatakan perusahaan juga mendorong inovasi di bidang lain, termasuk biosimilar dan produk terapi berbasis teknologi biomedis lanjutan atau Advanced Therapy Medicinal Products (ATMPs).
Dalam sambutannya, Catur mengapresiasi pihak-pihak yang berkontribusi dalam pengembangan Bio-RV. Pihak yang disebut meliputi Kementerian Kesehatan, BPOM, MCRI, Universitas Gadjah Mada, akademisi, mitra kerja, dan tim pengembangan vaksin Bio-RV di Bio Farma.
Catur menyebut Bio-RV sebagai salah satu kontribusi strategis perusahaan bagi kesehatan nasional dan global. Bio Farma berkomitmen melanjutkan pengembangan inovasi kesehatan untuk mendukung kemandirian layanan kesehatan Indonesia, dan berharap penguatan riset serta inovasi dapat terus dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna menghasilkan produk kesehatan yang menjawab kebutuhan masyarakat.