
Suahasil Ajak Kadin Kejar Investasi 7 Persen
10 menit yang lalu
Pertunjukan bertema Kintir mengangkat persoalan sampah plastik di Sungai Cibanten melalui teater.
Terbit · 1 min read

Sanggar Ubruk Seniki dari Cilegon, Banten, membawa misi diplomasi budaya Indonesia melalui pertunjukan teater di 3rd Punjab Maas International Theatre Festival. Menurut laporan ANTARA, festival itu digelar di Lahore, Pakistan, pada Kamis (29/10/2026).
Pertunjukan tersebut mendapat sambutan meriah dari ratusan penonton, termasuk warga negara Indonesia dan peserta festival dari Kazakhstan, Norwegia, serta Prancis. Informasi itu disampaikan dalam siaran pers KBRI Islamabad yang diterima ANTARA di Jakarta pada Jumat.
Sanggar yang beranggotakan tujuh personel itu membawakan pertunjukan bertema Kintir. Direktur Festival Aamir Nawaz mengapresiasi kelompok tersebut karena mengangkat isu sampah plastik.
Melalui pertunjukan itu, para personel menggambarkan polusi dan sampah di Sungai Cibanten, yang dahulu menjadi tumpuan kehidupan masyarakat di sekitarnya.
Koordinator Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya KBRI Islamabad Rahmat Hindiarta mengatakan, “Penampilan Ubruk Seniki mencerminkan kepribadian masyarakat Indonesia. Sukses menyampaikan pesan penting tanpa menghakimi. Kali ini bahkan sangat menghibur.”
Dalam siaran pers KBRI Islamabad, Aamir juga menyampaikan apresiasi terhadap cara kelompok itu mengangkat persoalan sampah plastik yang telah lama menjadi perhatian global sambil tetap menghibur penonton. Ia menilai penampilan kelompok tersebut sangat baik.