
Gus Kikin Imbau Warga Sukoharjo Tak Terprovokasi
10 menit yang lalu
China merencanakan dua peluncuran terpisah sebelum wahana bertemu di orbit bulan untuk pendaratan berawak.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, China akan menggunakan skema dua peluncuran terpisah yang bertemu di orbit bulan untuk program pendaratan berawak. Wang Xiang, wakil kepala perancang program antariksa berawak China sekaligus kepala perancang program penjelajahan bulan, menyampaikan skema itu dalam Simposium Antariksa Berawak VII.
Wang memaparkan rencana tersebut di Beijing pada Sabtu (31/10/2026). Dalam simposium itu, ia juga mengatakan pekerjaan untuk program pendaratan berawak China di bulan berjalan lancar.
Dalam skema itu, dua roket akan membawa wahana pendarat bulan Lanyue dan pesawat antariksa berawak Mengzhou secara terpisah ke orbit transfer Bumi-bulan. Kedua wahana kemudian direncanakan bertemu dan bertambat di orbit bulan.
Para antariksawan akan berpindah dari Mengzhou ke Lanyue untuk melanjutkan pendaratan ke permukaan bulan dan melakukan kegiatan ilmiah. Menurut Wang, pendekatan tersebut sesuai dengan kemampuan teknis dan infrastruktur China saat ini.
Wang mengatakan pengembangan pesawat antariksa dan wahana pendarat secara terpisah dapat membantu menjaga standardisasi produksi serta mendukung pembentukan keluarga wahana untuk jangka panjang. Ia juga menyebut sistem mobilisasi sumber daya nasional sebagai keunggulan untuk menghadapi tantangan program.
Menurut laporan yang sama, program itu telah menetapkan rencana sistem, standar teknis, dan persyaratan kualitas dalam satu kerangka pengembangan. Wang mengatakan pendekatan desain terintegrasi juga diterapkan dengan penekanan pada verifikasi antarmuka antarsubsistem.
ANTARA melaporkan pengembangan roket Long March-10, pesawat antariksa Mengzhou, dan wahana pendarat Lanyue berjalan lancar. Pengujian yang telah diselesaikan mencakup pembatalan peluncuran Mengzhou di ketinggian nol dan saat tekanan dinamis maksimum, uji pendaratan serta lepas landas Lanyue, dan demonstrasi serta validasi Long March-10 pada ketinggian rendah.
Wang mengatakan eksplorasi bulan perlu membangun pengetahuan dan kemampuan sebelum beralih ke pemanfaatan sumber daya, dengan survei bertahap dalam jangka panjang. Ia menambahkan, teknologi utama, infrastruktur, dan personel untuk eksplorasi berawak maupun tanpa awak memiliki kesamaan, sementara pencapaian program Chang'e dapat mendukung rencana pendaratan berawak.