
Gibran Tekankan Sanitasi dalam Program Bedah Rumah
12 menit yang lalu
Pengguna mengklaim menemukan ratusan ribu file pratinjau, tetapi jumlah dan status pemulihannya belum terverifikasi.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan CNBC Indonesia yang mengutip Cyber Security News, pengguna bernama Cooler mengklaim Claude Code menemukan 214.856 file terkait foto dan video di ponsel Google Pixel miliknya. Temuan itu memunculkan kekhawatiran tentang privasi data pengguna Android.
Cooler menyampaikan klaim tersebut melalui unggahan di platform X. Tanggal unggahan tidak disebutkan dalam laporan; ia menghubungkan ponselnya ke MacBook dan meminta Claude Code memeriksa file media yang tertinggal.
Pemeriksaan itu dilaporkan menemukan folder tersembunyi bernama DCIM/.thumbnails yang menyimpan gambar pratinjau. Sebagian besar file disebut berupa gambar terkompresi, sementara beberapa lainnya diklaim berukuran hampir sama dengan file asli.
Cooler juga mengklaim file yang ditemukan mencakup gambar paspor, tangkapan layar rekening bank, foto pribadi, dan frasa pemulihan dompet kripto. Menurut laporan Cyber Security News yang dikutip CNBC Indonesia, banyak file itu tidak terlihat di folder sampah galeri maupun MediaStore.
Laporan tersebut menekankan bahwa temuan itu belum membuktikan seluruh file merupakan foto atau video unik yang telah dihapus. Jumlah sebenarnya perlu dipastikan dengan memisahkan file asli, salinan pratinjau, duplikat, dan data cache.
Thumbnail digunakan Android untuk menampilkan pratinjau berukuran lebih kecil. Karena itu, keberadaan thumbnail tidak serta-merta membuktikan bahwa foto asli berhasil dipulihkan atau video dapat diputar kembali.
Laporan itu juga menyebut akses aplikasi ke penyimpanan bergantung pada versi Android, izin pengguna, dan lokasi file. Aturan scoped storage membatasi akses aplikasi pada Android 11 atau versi lebih baru, sementara Android 14 menyediakan akses ke foto pilihan; izin MANAGE_EXTERNAL_STORAGE memberi akses luas ke penyimpanan bersama, tetapi tidak membuka direktori terlindungi milik aplikasi lain.
Sebagai langkah pencegahan, laporan tersebut menyarankan pengguna meninjau izin foto dan penyimpanan aplikasi serta mencabut izin yang tidak sesuai dengan fungsinya. Pengguna juga dapat memilih berbagi foto tertentu bila fitur itu tersedia.