
Bima: Insentif Rp1 Triliun untuk Berbagai Kinerja Daerah
15 menit yang lalu
Indodax menyatakan pemeriksaan tak menemukan transfer tanpa izin atau kebocoran data nasabah.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan CNBC Indonesia, CEO sekaligus Co-Founder Indodax William Sutanto menyatakan temuan dalam pemeriksaan keamanan platform telah diperbaiki. Ia mengatakan pemeriksaan tidak menemukan transfer tanpa izin maupun kebocoran data nasabah.
William menyampaikan perkembangan itu melalui unggahan di akun X pada Jumat (30/10/2026). Pemeriksaan dan langkah pengamanan tersebut berkaitan dengan platform perdagangan aset kripto Indodax.
Menurut laporan yang sama, William mengatakan perusahaan menambahkan lapisan pengamanan untuk memperkuat sistem. Dana dan data nasabah, menurut hasil pemeriksaan yang ia sampaikan, tetap aman.
William juga meminta maaf karena layanan deposit dan penarikan dana masih dalam pemeliharaan selama lebih dari 24 jam. Ia mengatakan sejumlah langkah pengamanan dan pemeriksaan tambahan perlu diselesaikan sebelum layanan dibuka kembali.
Sehari sebelumnya, Kamis (29/10/2026), William mengumumkan penghentian sementara layanan deposit dan penarikan. Keputusan itu diambil setelah perusahaan mendeteksi peningkatan upaya serangan siber.
Dalam pernyataan sebelumnya, William mengatakan tim Indodax sedang melakukan evaluasi dan mitigasi untuk memastikan keamanan platform. Ia menyebut penghentian layanan sebagai langkah pengamanan.
William menyatakan layanan deposit dan penarikan akan dibuka kembali setelah dipastikan aman. Laporan CNBC Indonesia tidak menyebut waktu pembukaan kembali layanan tersebut.