
OJK Denda Aurora Asset Rp2,57 Miliar
10 menit yang lalu
Tidur cukup dan konsisten dapat mendukung pengaturan tekanan darah, bersama pola hidup sehat lainnya.
Terbit · 1 min read

Tekanan darah mengikuti ritme harian tubuh, sehingga jadwal tidur yang konsisten dapat mendukung pengaturannya. Menurut laporan ANTARA yang mengutip siaran EatingWell pada Senin (2/11/2026), para ahli menyarankan tidur tujuh hingga sembilan jam setiap malam.
Laporan tersebut terbit pada Selasa (3/11/2026) dari Jakarta. Ahli gizi Brannon Blount menjelaskan bahwa tekanan darah cenderung meningkat setelah seseorang bangun dan menurun saat tidur.
Michelle Routhenstein, pemilik layanan konseling nutrisi dan kesehatan Entirely Nourished, menyebut waktu tidur yang berubah-ubah dapat mengganggu ritme harian tubuh dan memengaruhi pola tekanan darah.
Menurut Routhenstein, tidur yang cukup dan teratur mendukung ritme sirkadian, tetapi tidur saja tidak menjamin pola penurunan tekanan darah yang sehat. Menjaga waktu tidur dan bangun tetap kurang lebih sama setiap hari dapat membantu kestabilan ritme tersebut.
Dietisien Veronica Rouse mengutip penelitian yang mengaitkan perubahan waktu tidur dari hari ke hari dengan risiko hipertensi yang lebih tinggi. Temuan itu menunjukkan keteraturan waktu tidur mungkin sama pentingnya dengan durasinya.
Rouse juga menyampaikan bahwa tidur cukup memberi waktu bagi sistem kardiovaskular untuk memulihkan diri dan berkaitan dengan pengaturan tekanan darah yang lebih sehat. Laporan itu menyarankan agar orang mengupayakan durasi tidur tujuh hingga sembilan jam, bukan membatasi waktu tidur.
Selain kebiasaan tidur, pola makan sehat dan aktivitas fisik teratur juga disebut penting dalam upaya mencegah hipertensi. Blount menyarankan konsumsi buah, sayuran, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, serta makanan kaya kalium seperti pisang, kentang, dan alpukat.
Routhenstein menyarankan aktivitas fisik intensitas sedang, seperti jalan cepat, setidaknya 150 menit setiap pekan. Blount juga menganjurkan pengukuran tekanan darah secara berkala untuk memantau perubahannya dan mendeteksi peningkatan lebih dini.