
Laba Sebelum Pajak Superbank Tumbuh 376%
13 menit yang lalu
Konvensi membahas tata kelola publikasi ilmiah dan pencegahan praktik jurnal predator.
Terbit · 1 min read

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) akan menggelar Konvensi Nasional Tata Kelola dan Integritas Jurnal Ilmiah (KTJI) untuk memperkuat tata kelola dan integritas publikasi ilmiah nasional. Menurut laporan ANTARA, Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek Ahmad Najib Burhani menyampaikan rencana tersebut dalam taklimat media di Jakarta.
KTJI dijadwalkan berlangsung pada 9 November 2026 di Universitas Ciputra, Surabaya. Konvensi tahun ini mengangkat tema “Memperkuat Integritas Tata Kelola Publikasi Ilmiah Indonesia”.
Najib mengatakan KTJI menjadi penyelenggaraan perdana yang secara khusus membahas ekosistem publikasi dan produksi pengetahuan di perguruan tinggi. Ia menyebut publikasi dan produksi pengetahuan sebagai bagian dari kehidupan akademik.
“Apa yang kami bahas itu adalah bagian dari yang kita sebut sebagai roh dunia akademik, yaitu publikasi atau produksi pengetahuan dari berbagai kampus yang ada di Indonesia,” katanya, seperti dikutip ANTARA.
Menurut Najib, Indonesia memiliki sekitar 29 ribu jurnal ilmiah, dengan sekitar 16 ribu di antaranya terakreditasi. Ia mengatakan, “Jadi meskipun kita memiliki banyak jurnal, sebetulnya dari segi kualitas itu mungkin yang berdasarkan kategori SINTA, yang SINTA 1 itu hanya 1,5 persen dari total 16 ribu jurnal yang kita miliki,” ujarnya.
Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan penguatan kualitas tata kelola, kredibilitas, dan integritas publikasi ilmiah diperlukan. Menurut laporan yang sama, KTJI akan mempertemukan pengelola jurnal, penerbit, perpustakaan perguruan tinggi, asosiasi keilmuan, peneliti, serta lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Pembahasan konvensi mencakup tata kelola dan akreditasi jurnal, standar publikasi ilmiah, serta penguatan integritas akademik, termasuk pencegahan praktik jurnal predator dan publikasi yang tidak berintegritas. Sejumlah penerbit internasional, antara lain Elsevier, Taylor & Francis, Sage, Emerald, Wiley, dan Springer, juga dijadwalkan hadir.
Selain diskusi dan berbagi pengalaman, KTJI akan memberikan SINTA Award kepada sembilan jurnal terbaik dalam bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika, sosial humaniora, serta multidisiplin.