
New York Batasi Fitur Chatbot AI untuk Anak
13 menit yang lalu
Meutya mendorong generasi muda menciptakan teknologi yang bermanfaat, beretika, dan berpusat pada manusia.
Terbit · 1 min read

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengajak peserta Indonesia Youth Summit (IYS) 2026 berinovasi dan menjadi pemimpin digital di era kecerdasan buatan. Menurut laporan ANTARA, ajakan itu disampaikan dalam acara IYS di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.
Acara tersebut berlangsung pada 2026, tetapi materi hanya menyebut hari Jumat tanpa tanggal kejadian yang dapat dipastikan.
Meutya menyebut nilai ekonomi digital Indonesia saat ini sekitar 100 miliar dolar AS, terbesar di Asia Tenggara. Nilai tersebut diproyeksikan tumbuh menjadi 360 miliar dolar AS pada 2030.
Menurut Meutya, Indonesia membutuhkan kepemimpinan digital. Ia mendorong Indonesia beralih dari sekadar menjadi pasar digital menjadi negara yang menciptakan nilai melalui kemampuan mengembangkan dan mengendalikan teknologi, bukan hanya menggunakannya.
IYS diikuti 160 pemuda terseleksi sebagai peserta utama dari berbagai provinsi. Meutya mengajak mereka dan generasi muda lainnya berperan dalam perubahan dari pengguna teknologi menjadi pencipta dampak.
Meutya mengatakan adopsi kecerdasan buatan secara luas membutuhkan kepemimpinan yang berpusat pada manusia. Ia meminta anak muda memahami prinsip, kemampuan, dan keterbatasan teknologi di balik setiap aplikasi yang digunakan, serta belajar merumuskan pertanyaan yang tepat, bukan hanya mencari jawaban.
Ia juga mendorong pengembangan solusi teknologi dari Indonesia untuk kebutuhan di dalam negeri, seperti membantu guru dan petani, meningkatkan efisiensi UMKM, serta memperluas akses layanan publik. Menurut laporan yang sama, Meutya menekankan bahwa kepemimpinan digital perlu beretika dan kolaboratif, dengan mempertimbangkan manfaat serta risiko teknologi.
Meutya mengatakan generasi Sumpah Pemuda 1928 menyatakan tekad membangun bangsa. Ia mengatakan generasi sekarang harus memiliki kesempatan menyatakan pengetahuan, inovasi, dan teknologi untuk membawa bangsa menuju masa depan yang cerah.