
Jasaraharja Putera Salurkan Klaim Awal Korban KMP Batumandi
12 menit yang lalu
Pengolahan sampah organik di lokasi sumber dinilai dapat mendukung pemanfaatan kembali material dan ekonomi sirkular.
Terbit · 1 min read

Direktur PT Wannan Inti Teknologi Jeremy Wijaya menyebut pengembangan teknologi pengolahan sampah organik di lokasi sumber sebagai salah satu alternatif untuk mendukung ekonomi sirkular di Indonesia. Menurut laporan ANTARA, ia menyampaikan pandangan itu dalam keterangan di Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Jeremy mengatakan pengelolaan sampah organik tidak hanya mencakup pengumpulan dan pembuangan, tetapi juga pengolahan serta pemanfaatan kembali material yang masih bernilai. Ia menyebut solusi pengolahan diperlukan untuk mengurangi massa sampah sekaligus membuka peluang pemanfaatan hasil olahan.
Ia memaparkan teknologi pengolahan sampah berbasis proses biokimia untuk skala usaha hingga industri. Menurut laporan yang sama, pengolahan di lokasi seperti hotel, restoran, industri makanan dan minuman, serta kawasan komersial disebut sebagai salah satu alternatif untuk mengurangi beban penanganan sampah konvensional.
ANTARA mengutip Jeremy yang menyebut Pulau Jawa menyumbang sekitar 58,7 persen dari total timbunan sampah nasional. Ia juga menjelaskan bahwa sampah organik berkadar air tinggi dan dapat menimbulkan bau selama proses penguraian.
Sistem yang diperkenalkan Jeremy mencakup pemilahan dan pengolahan fraksi padat dengan mesin pengolah sampah berbasis proses biokimia. Kapasitas masukan mesin bervariasi dari 30 kilogram hingga 120 ton per hari, bergantung pada model dan spesifikasi unit.
Jeremy menyatakan mesin pengolah sampah berbasis proses biokimia dapat mengurangi massa sampah hingga 80 persen dalam 1 x 24 jam. Menurut klaimnya, hasil olahan berpotensi digunakan sebagai media tanam, membantu menstabilkan pH tanah, meningkatkan unsur hara, serta mendukung reklamasi lahan; manfaat tersebut tidak disebut telah diverifikasi secara independen.
Menurut laporan yang sama, Jeremy menyatakan pengurangan massa material berpotensi membuat penanganan hasil proses lebih efisien. Ia juga mengatakan pemanfaatan kembali limbah organik dapat mendukung ekonomi sirkular.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.