
Pemkab Bima Susun Peta Jalan Sekolah Rusak
16 menit yang lalu
BMKG mengingatkan potensi hujan lebat, petir, dan angin kencang di Sulawesi Utara hingga 1 November 2026.
Terbit · 1 min read

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi cuaca ekstrem di Sulawesi Utara hingga 1 November 2026. Menurut laporan ANTARA Manado, peringatan itu disampaikan Koordinator Bidang Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Karina Husna.
Karina menyampaikan peringatan tersebut di Manado, Senin (26/10/2026). BMKG mengimbau masyarakat dan pemangku kepentingan mewaspadai hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, serta peningkatan akumulasi curah hujan.
Menurut Karina, El Nino berintensitas sangat kuat, dengan indeks NINO 3.4 sebesar +2,76 dan Southern Oscillation Index (SOI) -19,7, menghambat pertumbuhan awan. Kondisi itu menyebabkan penurunan curah hujan, kekeringan, serta risiko kebakaran yang tinggi.
Ia menjelaskan, prediksi spasial Madden Julian Oscillation (MJO) dapat berkontribusi pada peningkatan pembentukan awan hujan di Sulawesi Utara pada akhir pekan. Labilitas lokal yang kuat juga mendukung pertumbuhan awan hujan yang disertai petir di sejumlah wilayah.
BMKG memperkirakan cuaca di Sulawesi Utara pada Jumat (30/10/2026) berpotensi cerah hingga hujan ringan, menurut laporan yang sama.
Pada Sabtu (31/10/2026), potensi cuaca ekstrem diperkirakan terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, dan Kabupaten Kepulauan Talaud.
Untuk Minggu (1/11/2026), potensi cuaca ekstrem diperkirakan meliputi Kota Tomohon, Kota Bitung, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kabupaten Bolaang Mongondow, dan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. BMKG menyebut potensi tersebut dalam prakiraan cuaca Sulawesi Utara.