
Spanyol Siapkan Cuti Khusus Menopause
14 menit yang lalu
Satgas diperkuat untuk mengawasi harga dan pasokan pangan menjelang Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
Terbit · 2 min read

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menginstruksikan penguatan Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Harga untuk mengantisipasi penimbunan dan permainan harga bahan pokok menjelang Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. Menurut laporan CNN Indonesia, instruksi itu disampaikan dalam pertemuan pengendalian inflasi daerah.
Arahan tersebut disampaikan dalam High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah dan Sinergi Pengendalian Inflasi Pangan 2026 di Pendopo Sekretariat Daerah Kabupaten Magelang, Kamis (5/11/2026).
Luthfi meminta pemerintah daerah memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok sebelum kebutuhan masyarakat meningkat. Ia juga meminta para bupati dan wali kota menyiapkan langkah antisipasi.
Menurut laporan yang sama, Luthfi meminta pengawasan diperketat untuk mencegah penimbunan dan spekulasi harga yang dapat merugikan masyarakat. Ia meminta aparat penegak hukum bertindak jika menemukan pelanggaran.
Pengawasan harga pangan akan dilakukan melalui koordinasi lintas instansi, meliputi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah, pemerintah provinsi, dan kejaksaan. Dalam keterangan tertulis yang dikutip CNN Indonesia pada Sabtu (7/11/2026), Luthfi mengatakan, “Semuanya akan ikut bersama-sama membentuk suatu tim untuk melakukan pengawasan wilayah.”
Luthfi juga meminta kepala daerah memperkuat distribusi bahan pokok dari wilayah surplus ke daerah yang membutuhkan. Bawang merah dan cabai menjadi komoditas yang perlu diperhatikan karena perbedaan kemampuan produksi antardaerah dapat memengaruhi kestabilan harga.
Ia mendorong badan usaha milik daerah mengoptimalkan peran sebagai penyerap hasil produksi petani serta meminta pemerintah kabupaten dan kota menjalin kerja sama antardaerah. Menurut laporan tersebut, Luthfi mengatakan, “Bagi daerah defisit, jalin kerja sama antardaerah dengan daerah surplus. Tidak usah gengsi. Jangan pedagangnya yang koordinasi antarpedagang, kepala daerah yang koordinasi.”
Luthfi meminta operasi pasar dan Gerakan Pangan Murah terus digencarkan untuk menjaga daya beli. Ia juga menekankan perlunya pemetaan stok, kebutuhan, dan jalur distribusi agar gejolak harga dapat diantisipasi lebih awal; dalam rangkaian acara, dukungan program ekonomi dan keuangan daerah diserahkan kepada 10 kelompok. Kesepakatan mengenai pasokan pangan turut ditandatangani, dengan kerja sama yang melibatkan pelaku usaha, koperasi, badan usaha milik petani, kelompok tani, dan petani unggulan dari sejumlah kabupaten/kota.