
Spanyol Siapkan Cuti Khusus Menopause
14 menit yang lalu
Integrasi CKG dan Speling membawa pemeriksaan kesehatan serta layanan dokter spesialis ke masyarakat desa.
Terbit · 1 min read

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengintegrasikan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Dokter Spesialis Keliling (Speling) untuk memperluas layanan kesehatan hingga ke desa. Menurut laporan CNN Indonesia, warga dapat menjalani pemeriksaan kesehatan sekaligus memperoleh layanan dokter spesialis tanpa harus datang ke rumah sakit.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu di sela kegiatan Immunity Run & Walk untuk memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 di Kota Semarang, Sabtu (7/11/2026). Ia mengatakan dokter memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat desa secara gratis.
Layanan dokter spesialis mencakup pemeriksaan tuberkulosis (TBC), kesehatan anak, kesehatan jiwa, dan berbagai penyakit lain. Luthfi menyebut deteksi dini dapat membantu mengidentifikasi risiko kesehatan ibu hamil dan indikasi TBC lebih cepat.
Menurut laporan yang sama, jika ditemukan dugaan TBC, petugas kesehatan akan menelusuri kontak dan memberikan pengobatan melalui puskesmas. Dinas kesehatan kabupaten atau kota mengawasi proses tersebut.
Dinas Kesehatan Jawa Tengah mencatat 20,84 juta warga telah terjangkau program CKG hingga 31 Oktober 2026. Sementara itu, Speling telah dilaksanakan 1.857 kali hingga 2 November 2026 di 1.603 desa dan kelurahan, dengan sasaran 133.132 orang.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Zulfachmi Wahab mengatakan angka kematian ibu dan bayi di Jawa Tengah turun hampir 21 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya, penurunan itu berkat penguatan CKG yang dipadukan dengan Speling sehingga kondisi berisiko pada ibu hamil dapat ditangani lebih awal.
Peringatan HKN ke-62 juga menghadirkan layanan lintas sektor, termasuk pemeriksaan penyakit dalam, deteksi dini kanker hati dan hepatitis, layanan kesehatan paru dan mata, serta edukasi pertolongan pertama dalam kondisi darurat. Zulfachmi mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mengedukasi masyarakat tentang pola hidup sehat sesuai tema HKN tahun ini, yaitu “Sehat untuk Semua”. Luthfi juga mengajak masyarakat membiasakan aktivitas fisik, antara lain melalui kegiatan lari dan jalan santai.