
Dino Patti Djalal Minta Pemerintah Siasati MSCI
11 menit yang lalu
Seorang bayi berusia empat bulan di Palembang sakit berkepanjangan, dan ibunya mengaitkannya dengan asap pekat.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan CNN Indonesia, asap pekat telah menyelimuti Kota Palembang, Sumatra Selatan, selama tiga bulan dan membuat warga setiap hari mengeluhkan sulit bernapas. Kondisi itu tidak hanya dirasakan orang dewasa, tetapi juga balita.
Menurut laporan tersebut, seorang bayi berusia empat bulan termasuk balita yang mengalami sesak dan sakit yang tak kunjung sembuh di tengah kepungan asap tebal.
Menurut laporan yang sama, bayi itu digendong ibunya dengan kain dan tampak terlelap dengan napas terengah-engah. Sesekali batuk kecil memecah tidurnya.
Sang ibu membawa bayinya berobat untuk ketiga kalinya ke puskesmas di Jalan Merdeka, Kecamatan Ilir Barat Dua, Palembang. Bayi itu disebut sudah lebih dari dua pekan mengalami sesak napas, batuk pilek, dan demam.
Ibu bayi tersebut menyatakan penyebab sakit anaknya adalah asap. Laporan itu tidak memuat keterangan tenaga medis mengenai diagnosis atau penyebab penyakit bayi tersebut.
Menurut sang ibu, bayinya batuk-batuk pada malam hari dan sulit tidur. Ia mengaku sudah menutup rapat pintu dan jendela rumah, tetapi asap tetap masuk melalui celah kecil.
Ia berharap persoalan ini ditindaklanjuti karena, menurut dia, sudah banyak anak kecil yang menjadi korban.
Seusai berobat, sang ibu pulang membawa obat untuk bayinya. Menurut laporan itu, ia pulang dengan harapan asap tidak lagi masuk ke dalam rumah.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.