
Peserta Apresiasi Wirasena Youth Camp 2026
16 menit yang lalu
Gerakan tanam cabai didorong untuk memperkuat pasokan lokal dan membantu menjaga kestabilan harga.
Terbit · 2 min read

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mendorong gerakan menanam cabai di berbagai daerah untuk memperkuat pasokan nasional dan menjaga kestabilan harga. Menurut laporan ANTARA, ia menyampaikan hal itu dalam Rapat Koordinasi Terbatas Pangan di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Senin (26/10/2026).
Tito mengatakan inflasi bulanan dari Agustus hingga September 2026 naik 0,30 persen. Ia menyebut kelompok makanan dan minuman, terutama cabai rawit dan cabai merah, sebagai penyumbang utama kenaikan tersebut.
Menurut Tito, produksi cabai di sejumlah daerah sentra menurun akibat kekeringan yang memengaruhi produktivitas tanaman. Pemerintah menilai gerakan tanam dapat menjadi upaya jangka panjang untuk menjaga pasokan dan mengurangi tekanan harga.
Tito mengatakan gerakan itu dapat dilakukan dengan memanfaatkan lahan di desa, kelurahan, dan kawasan perkotaan. Ia menyebut program tanam cabai telah banyak dilakukan di berbagai daerah.
Menurut laporan yang sama, peningkatan produksi cabai juga dinilai dapat membuka peluang ekonomi bagi petani ketika harga komoditas naik. Pemerintah daerah disebut berperan mendorong warga menanam melalui program pemberdayaan yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah.
Tito menilai ketersediaan cabai di tingkat lokal dapat mengurangi ketergantungan pada pasokan dari daerah lain ketika produksi terganggu. Ia menyatakan kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam gerakan tanam dapat memperkuat ketahanan pangan dan membantu mengendalikan inflasi.
Laporan ANTARA juga menyebut Badan Pangan Nasional memastikan pasokan cabai nasional mencukupi hingga akhir tahun. Sekretaris Utama Bapanas Ito Hediarto mengatakan pemerintah menjaga distribusi antardaerah untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga menjelang Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
Ito mengatakan kelancaran pengiriman, terutama melalui jalur laut, perlu dijaga. Bapanas menyediakan Fasilitasi Distribusi Pangan untuk membantu memindahkan pasokan dari daerah surplus ke wilayah yang membutuhkan.
Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga cabai rawit merah Rp100.550 per kilogram pada Senin (26/10/2026). Harga cabai merah besar tercatat Rp73.650 per kilogram, cabai merah keriting Rp84.100 per kilogram, dan cabai rawit hijau Rp80.600 per kilogram.