
Singapura Imbau Warga Tenang soal Pangkasan Gas RI
13 menit yang lalu
BNPB menangani karhutla di TNWK lewat operasi darat, udara, dan Operasi Modifikasi Cuaca.
Terbit · 1 min read

BNPB mengintensifkan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, dengan operasi darat dan udara. Menurut laporan iNews.id, upaya itu mencakup pengerahan ratusan personel, helikopter untuk pemadaman dari udara, dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Menurut laporan iNews.id, Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi dan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau titik api dari udara pada Sabtu (24/10/2026). Media itu melaporkan bahwa dari hasil pemantauan, sejumlah titik api masih terlihat disertai asap tebal di kawasan TNWK.
Kebakaran tersebut dilaporkan terjadi sejak 22 September 2026. Berdasarkan laporan tim pendampingan BNPB yang dikutip iNews.id, sekitar 40 hektare area terbakar masih belum padam.
Pada Jumat (23/10/2026), tim gabungan memadamkan api di area sekitar 10,2 hektare. Luas itu merupakan estimasi berdasarkan pemantauan dan evaluasi di lapangan.
Dalam keterangannya, Kristomei mengatakan penanganan kebakaran membutuhkan koordinasi lintas sektor, respons cepat, dan pembagian wilayah operasi yang jelas agar pemadaman berjalan efektif.
Ia menyebut pasukan darat telah dibagi berdasarkan daerah operasi.
Pernyataan itu termuat dalam keterangan yang dikutip iNews.id pada Minggu (25/10/2026). Kristomei dikutip mengatakan, “Setelah saya tinjau dari udara, memang ada beberapa titik api yang perlu mendapatkan perhatian, kita sudah mengatur untuk Way Kambas ini ada pasukan darat yang dibagi berdasarkan daerah operasi supaya pemadamannya lebih efektif.”