
Menaker Sebut Tiga Karakter Penting bagi SDM
14 menit yang lalu
Elektrifikasi mesin penggilingan membantu menekan biaya operasional dan meningkatkan kapasitas produksi kelompok tani.
Terbit · 1 min read

Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DPPP) Kabupaten Purbalingga menilai elektrifikasi mesin penggilingan padi skala kecil dapat menekan biaya operasional hingga 50 persen dan meningkatkan kapasitas produksi kelompok tani. Menurut laporan ANTARA, program tersebut diterima Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Ngudirahayu di Desa Jatisaba, Purbalingga.
Peluncuran program elektrifikasi RMU skala kecil dilakukan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dari Desa Ngadirojo, Kabupaten Magelang, Kamis (5/11/2026). Pemerintah Kabupaten Purbalingga dan petani penerima manfaat mengikuti peluncuran secara daring dari Gudang Penggilingan Gapoktan Ngudirahayu di Desa Jatisaba.
Kepala Bidang Pangan DPPP Purbalingga Naning Purwanti mengatakan elektrifikasi diharapkan membantu kelompok tani mengurangi biaya penggilingan dan meningkatkan kualitas beras. Ia menyebut biaya operasional Gapoktan Ngudirahayu dapat ditekan hingga hampir 50 persen.
Ketua Gapoktan Ngudirahayu Tarisun mengatakan mesin bertenaga listrik mempercepat pengolahan gabah dan meningkatkan kapasitas produksi harian. Menurut dia, kapasitas yang sebelumnya maksimal 3 ton kini menjadi 6 ton gabah per hari.
Tarisun menjelaskan, gabah kini dapat dicurahkan ke tempat penampungan untuk diproses secara otomatis. Sebelumnya, gabah harus diangkat secara manual untuk dimasukkan ke mesin penggilingan.
Peningkatan kapasitas membuat layanan penggilingan menjangkau petani di Desa Jatisaba, Desa Lamongan, Desa Toyareja, Kelurahan Bancar, serta wilayah di luar Kabupaten Purbalingga. ANTARA juga melaporkan sejumlah pedagang memilih menggiling gabah di tempat tersebut karena menilai kualitas berasnya lebih baik.
Kepala Desa Jatisaba Endah Herni Utari berharap penggilingan itu mendukung produksi pertanian dan meningkatkan nilai jual hasil panen. Ia menyebut desa tersebut memiliki sekitar 200 hektare lahan persawahan dan 20 hektare lahan hortikultura.