
Wamendes Dorong Peran Desa Turunkan Stunting
13 menit yang lalu
Pameran di Guangzhou itu mencatat rekor pembeli asing dan menampilkan jutaan produk.
Terbit · 2 min read

Pameran Ekspor Impor China ke-140 atau Canton Fair menarik 352.000 pembeli luar negeri dari 219 negara dan wilayah sebelum ditutup pada Rabu (4/11/2026). Menurut laporan Xinhua yang dimuat ANTARA, jumlah itu naik 12,2 persen dibandingkan sesi sebelumnya dan menjadi rekor tertinggi dalam sejarah pameran tersebut.
Pameran berlangsung di Guangzhou, China. Ajang yang pertama kali digelar pada 1957 itu menarik lebih dari 1.200 pembeli pada penyelenggaraan perdananya.
Xinhua melaporkan pameran tersebut telah berkembang menjadi ajang perdagangan internasional terbesar dengan sejarah penyelenggaraan terpanjang di China. Selama bertahun-tahun, pembeli dari lebih dari 220 negara dan kawasan menghadirinya, sementara nilai transaksi kumulatif tercatat mencapai 1,6 triliun dolar AS.
Sejumlah pembeli menilai rantai pasokan China yang menyeluruh, stabil, dan efisien memberi kepastian ketika hambatan perdagangan meningkatkan biaya serta mengancam kestabilan pasokan. Juan Camilo Basto, anggota dewan Kamar Investasi dan Perdagangan Kolombia-China, mengatakan sebagian besar perusahaan anggotanya mencari pemasok melalui Canton Fair dan telah lama membangun kemitraan dengan pemasok tersebut.
Pameran itu juga menampilkan perubahan manufaktur China, dengan inovasi dan pembangunan hijau semakin menonjol. Lebih dari 32.000 peserta memamerkan 4,88 juta produk; 64 persen di antaranya menggunakan teknologi seperti internet industri dan kecerdasan buatan.
Produk yang dipamerkan mencakup tangan robot dan dinding tirai fotovoltaik. Produk baru menyumbang 23,2 persen, sedangkan produk hijau mencapai 26 persen dari seluruh produk yang ditampilkan; kedua proporsi itu menjadi rekor tertinggi.
Michael Jensen, manajer umum Asia F&H Group asal Denmark, pertama kali menghadiri Canton Fair pada 1998 dan telah mengikuti sekitar 40 sesi. Ia menilai pameran itu berkembang dari sarana pengadaan menjadi wadah inovasi kolaboratif, sementara kecerdasan buatan dan teknologi lain mempercepat pengembangan produk di China.
Menurut laporan yang sama, impor dan ekspor China naik 18,8 persen secara tahunan menjadi 39,94 triliun yuan selama Januari-September. Zhou Mi, peneliti di Akademi Kerja Sama Perdagangan dan Ekonomi Internasional China, mengatakan Canton Fair mendorong kerja sama saling menguntungkan antara China dan dunia.