
Bea Cukai Musnahkan 255 Karung Pakaian Bekas
15 menit yang lalu
Festival menampilkan rancangan ruang kota yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.
Terbit · 1 min read

Jakarta Architecture Festival 2026 menampilkan maket dan gagasan arsitektur untuk merancang ruang kota yang adaptif dan inklusif. Menurut laporan CNBC Indonesia, festival itu juga mengangkat gagasan tentang masa depan Jakarta sebagai Kota Global.
Festival digelar di M Bloc Space, Jakarta, pada 22 Oktober hingga 1 November 2026. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan acara tersebut.
Festival yang digagas Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta itu mengusung tema Ambang Ruang. Tema tersebut mengeksplorasi arsitektur, ruang publik, dan lingkungan binaan di tengah transformasi Jakarta.
Salah satu maket yang dipamerkan menggambarkan rancangan kawasan PPK Kemayoran pada 2080. Festival juga menampilkan maket kawasan Stasiun Gondangdia di Menteng, Jakarta Pusat.
Laporan CNBC Indonesia menyebut penataan ruang tidak hanya menyangkut tampilan fisik bangunan. Akses dan pemanfaatan ruang publik oleh berbagai lapisan warga juga menjadi perhatian.
Keberlanjutan lingkungan dan integrasi transportasi publik turut dibahas dalam kaitannya dengan masa depan kota. Isu tersebut relevan di tengah tantangan perubahan iklim dan kepadatan penduduk perkotaan.
Festival ini menjadi ruang bagi arsitek dan perancang kota untuk memperkenalkan gagasan tentang lingkungan binaan yang lebih adaptif. Beragam karya dan eksplorasi desainnya menyoroti peran arsitektur dalam pembentukan identitas Jakarta sebagai Kota Global.