
Pemprov DKI Targetkan IPO PAM JAYA pada 2027
12 menit yang lalu
Helikopter BNPB dilaporkan jatuh saat mengambil air untuk pemadaman karhutla; kondisi awak belum diketahui.
Terbit · 1 min read

Helikopter jenis Super Puma milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) diduga jatuh saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Sungai Barito, Kalimantan Selatan. Menurut laporan ANTARA, informasi awal menyebut helikopter itu mengalami kecelakaan saat bermanuver mengambil air.
Peristiwa itu dilaporkan terjadi pada Minggu (8/11/2026) di Sungai Barito, Desa Tabatan Baru, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala.
Informasi sementara yang beredar melalui grup komunikasi kedaruratan dan Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banjarmasin menyebut helikopter jatuh saat mengambil air untuk keperluan pemadaman karhutla.
ANTARA menyebut data identitas pesawat yang diterima mengarah pada Eurocopter EC225LP Super Puma II+ atau Airbus Helicopters H225, dengan nomor registrasi VH-HGM dan nomor seri 2878.
Berdasarkan video amatir yang diterima ANTARA, helikopter tampak mendekati permukaan sungai sebelum kehilangan kendali dan jatuh ke air. Sejumlah warga terlihat mendatangi lokasi untuk memberikan pertolongan kepada awak.
Saat laporan ANTARA diterbitkan, belum ada keterangan resmi mengenai kronologi kecelakaan ataupun kondisi awak. Pihak terkait masih menghimpun informasi dan melakukan konfirmasi.
Kepala Kantor SAR Banjarmasin I Putu Sudayana mengatakan kepada ANTARA bahwa ia telah menerima informasi dan sedang menuju lokasi. Ia menyebut seluruh anggota yang tersedia dikerahkan ke lokasi serta akan menyampaikan perkembangan setelah tiba.