
Tujuh Tanda Perilaku Toksik dan Cara Menghadapinya
16 menit yang lalu
Data SiPongi+ mencatat hotspot di sejumlah kecamatan Papua Selatan dan 441 titik di Indonesia pada awal November.
Terbit · 1 min read

Hotspot kebakaran hutan dan lahan terdeteksi di sejumlah wilayah Papua Selatan pada Kamis (5/11/2026). Menurut laporan CNBC Indonesia yang mengutip data Sistem Pemantauan Karhutla SiPongi+ dari citra satelit NASA MODIS, titik terpantau di Kota Merauke dan Kota Mappi.
Data tersebut mencatat hotspot hingga pukul 06.22 WIB. Lokasinya berada di Kecamatan Ulilin, Waan, Tanah Miring, Tubang, dan Mambioman Bapai.
Laporan itu menyebut, kebakaran sepanjang 2026 meluas ke 36 provinsi dan 340 kabupaten. Luas lahan yang terbakar tercatat lebih dari 202.000 hektare.
Berdasarkan data hotspot satelit NASA TERRA/AQUA yang dikutip laporan tersebut, jumlah titik di Indonesia mencapai puncak pada September 2026, yakni 15.727 hotspot.
Pada Oktober 2026, jumlahnya turun menjadi 13.679 hotspot. Sementara itu, selama lima hari pertama November, tercatat 441 hotspot di sejumlah wilayah Indonesia.
Peta SiPongi+ menunjukkan hotspot juga terdeteksi di sejumlah wilayah lain, termasuk Sulawesi, Kalimantan, Nusa Tenggara, dan Maluku.
Laporan CNBC Indonesia juga menyebut 3.212 kasus kebakaran ditangani sepanjang 2026. BNPB bersama sejumlah institusi lain berupaya memadamkan kebakaran tersebut.