
Singapura Tak Perkirakan Tarif Listrik Naik
15 menit yang lalu
Hugua menekankan peran keluarga dan dukungan pemerintah dalam menjaga penggunaan bahasa daerah.
Terbit · 1 min read

Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua mengajak keluarga membiasakan anak berkomunikasi menggunakan bahasa ibu di rumah untuk menjaga kelestarian bahasa daerah. Menurut laporan ANTARA, ia menyampaikan hal itu saat menghadiri Puncak Bulan Bahasa dan Sastra 2026.
Hugua ditemui di Kendari pada Selasa (27/10/2026). Dalam kesempatan itu, ia menyoroti anak-anak di kawasan perkotaan yang umumnya memahami bahasa daerah, tetapi tidak menggunakannya dalam percakapan sehari-hari.
“Rata-rata sekarang mereka mengerti, tetapi tidak bisa berbahasa ibu. Itu kekurangan,” kata Hugua, seperti dikutip ANTARA.
Ia menilai orang tua berperan penting mengenalkan bahasa daerah sejak anak masih kecil di lingkungan keluarga. “Begitu lahir di kota, para ibu-ibu, bapak-bapak, ajari mereka bisa berkomunikasi bahasa ibu, karena itu adalah identitas dia, itu adalah jiwa dia, jiwa keluarga itu,” ujarnya.
Selain mengandalkan keluarga, Hugua mendorong pemerintah mendukung pelestarian bahasa daerah melalui kurikulum muatan lokal dan penyediaan buku bacaan tentang budaya setempat. Ia juga mengapresiasi Balai Bahasa Sultra atas upayanya mengawal bahasa sebagai identitas, pemersatu, dan penopang peradaban.
Kepala Balai Bahasa Sultra Dewi Pridayanti mengatakan rangkaian Bulan Bahasa dan Sastra 2026 berlangsung sejak 1 Oktober dengan semangat Trigatra Bangun Bahasa. Ia menjelaskan bahwa bahasa Indonesia berfungsi menyatukan, bahasa daerah menjaga akal dan identitas, sedangkan bahasa asing membuka akses ke dunia yang lebih luas.
Puncak peringatan tersebut mencakup pengumuman pemenang berbagai lomba, penampilan musikalisasi puisi dari SMAN 1 Kendari dan SMAN 2 Konawe Selatan, serta peluncuran produk kolaborasi Balai Bahasa Sultra.