
Pemerintah Benahi Data Industri Jelang Rilis PDB
11 menit yang lalu
Hampir 800 peserta dari lebih dari 60 negara dan wilayah menghadiri pertemuan sains tersebut.
Terbit · 1 min read

World Young Scientist Summit 2026 dibuka di Wenzhou, Provinsi Zhejiang, Tiongkok, pada 24 Oktober 2026. Menurut laporan China Daily yang dimuat dalam materi ANTARA, kegiatan itu dihadiri hampir 800 peserta dari lebih dari 60 negara dan wilayah.
Peserta terdiri atas ilmuwan, pendidik, dan pengusaha. Kegiatan tersebut diselenggarakan Asosiasi Sains dan Teknologi Tiongkok, Pemerintah Provinsi Zhejiang, serta Asosiasi Ilmuwan Muda Dunia.
Pertemuan tahun ini mengangkat agenda aksi pemuda global pada era kecerdasan buatan untuk membangun masa depan berkelanjutan. Penyelenggara menyebut kegiatan itu menjadi ruang bagi generasi muda untuk bertukar gagasan dan memperkuat kerja sama internasional di bidang sains dan teknologi.
Sejumlah pembicara membahas reformasi pendidikan pada era kecerdasan buatan, kecerdasan buatan dan cip prosesor, keterlibatan ilmuwan perempuan muda dalam sains, serta komputasi kuantum. Topik lain mencakup peluang penelitian, pengembangan talenta, dan kolaborasi internasional.
Laporan yang sama menyebut peserta berusia di bawah 45 tahun mencapai 88 persen dari keseluruhan peserta. Agenda kegiatan juga mencakup pembentukan kelompok jurnal internasional, penghimpunan talenta muda, kolaborasi lintas negara, serta penerapan dan komersialisasi hasil riset dan inovasi teknologi.
Penyelenggara merilis laporan tentang sebaran dan mobilitas ilmuwan muda di bidang kecerdasan berwujud, serta meluncurkan program jurnal mitra dan dukungan pertumbuhan inovasi serta kewirausahaan ilmuwan muda. Mereka juga menerbitkan daftar perintis ilmuwan muda 2035 dan mengumumkan empat penerima Penghargaan Ilmuwan Muda Pembangunan Berkelanjutan 2026 dari Tiongkok dan negara lain.
Rangkaian kegiatan meliputi 12 forum paralel yang membahas manufaktur masa depan, informasi kuantum, kecerdasan berwujud, antarmuka otak-komputer, ilmu lingkungan, sumber daya laut dalam, serta ilmu hayati dan kesehatan. Acara pendampingnya mencakup pameran, pertukaran produk dan konsep teknologi masa depan, kegiatan bertema lokal, serta kunjungan edukatif yang memadukan sains dan humaniora.