
Pemerintah Benahi Data Industri Jelang Rilis PDB
13 menit yang lalu
Tiga bank sampah binaan di Cilacap mengumpulkan minyak jelantah untuk lingkungan dan nilai ekonomi.
Terbit · 1 min read

PT Pertamina Patra Niaga mendorong tiga bank sampah binaannya di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mengumpulkan minyak jelantah untuk membantu pengelolaan lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurut laporan ANTARA, kegiatan itu dilakukan oleh Bank Sampah Beo Asri, Abhipraya, dan Cahaya Asri binaan Pertamina Patra Niaga Kilang Cilacap.
ANTARA mengutip keterangan VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora di Jakarta, Selasa (27/10/2026), bahwa pengumpulan jelantah memberi nilai ekonomi pada limbah rumah tangga sekaligus membantu mengurangi pencemaran. Tidak disebutkan kapan kegiatan pengumpulan oleh ketiga bank sampah itu dimulai.
Kitty mengatakan minyak jelantah dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan baku Bioavtur atau bahan bakar penerbangan berkelanjutan. Menurutnya, pemanfaatan tersebut sejalan dengan semangat Pertamina Patra Niaga dalam menggunakan minyak jelantah.
Menurut Kitty, pengelolaan jelantah membutuhkan keterlibatan masyarakat, pendampingan berkelanjutan, dan akses penyaluran hasil pengumpulan. Ia menyebut kolaborasi itu dapat membuat limbah rumah tangga dikelola secara bertanggung jawab dan memiliki nilai guna lebih besar.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengapresiasi keterlibatan warga dan komunitas dalam pengelolaan jelantah saat berkunjung ke Kilang Cilacap, Jawa Tengah, Senin (26/10/2026). Dalam laporan yang sama, Gibran mengatakan inisiatif rumah tangga dapat menghubungkan kepedulian lingkungan dengan upaya menciptakan nilai ekonomi.
Ketua Bank Sampah Cahaya Asri Rumdani Prapti Sumiwi mengatakan pengumpulan jelantah di Kelurahan Tegal Kamulyan awalnya dilakukan untuk menjawab persoalan lingkungan. Ia menyebut kelompoknya semakin semangat mengumpulkan jelantah setelah mendapat penjelasan dari Pertamina mengenai nilai jualnya.
Bank Sampah Cahaya Asri mampu mengumpulkan sekitar 50–60 kilogram minyak jelantah setiap bulan.
Ketua Bank Sampah Abhipraya Herry Yanto mengatakan kelompoknya telah memilah sampah di Kelurahan Kutawaru sejak 2019, sebelum mendapat pembinaan Pertamina Patra Niaga. Direktur Bank Sampah Beo Asri Sri Widowati menyebut dukungan perusahaan meliputi pembinaan, pelatihan, serta bantuan sarana dan prasarana.