
Ruben Onsu Belum Sepakati Proposal Damai Sarwendah
10 menit yang lalu
Penanganan 1.946 rumah pada 2021–2026 didukung anggaran Rp45,355 miliar dari berbagai sumber.
Terbit · 2 min read

Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menangani 1.946 rumah tidak layak huni (RTLH) sepanjang 2021–2026 dengan anggaran Rp45,355 miliar. Menurut laporan Manado Post, penanganan itu mencakup pembangunan 429 rumah baru dan peningkatan kualitas 1.517 rumah.
Data tersebut disampaikan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Minahasa Utara, Donal Tintingon, kepada wartawan pada Senin (19/10/2026). Program berlangsung di Kabupaten Minahasa Utara dan melibatkan pendanaan pemerintah daerah, pemerintah pusat, aspirasi anggota DPR RI, serta tanggung jawab sosial perusahaan.
Bupati Minahasa Utara Joune Ganda menyampaikan penjelasan melalui Tintingon bahwa penanganan dilakukan bertahap setiap tahun dengan menyesuaikan anggaran dan dukungan yang tersedia.
Pada 2026, bantuan terbesar berasal dari Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau program bedah rumah Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. Program yang sejalan dengan Program Tiga Juta Rumah tersebut menjangkau 1.213 rumah untuk peningkatan kualitas hunian.
Pada tahun yang sama, pemerintah kabupaten mengalokasikan anggaran pendapatan dan belanja daerah untuk meningkatkan kualitas 18 rumah. Tintingon mengatakan pemerintah daerah berupaya memakai beragam sumber dana agar penanganan tidak hanya bergantung pada kemampuan fiskal daerah.
Berdasarkan data Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Minahasa Utara, pada 2021 bantuan Dana Alokasi Khusus menjangkau 67 rumah dan bantuan melalui aspirasi anggota DPR RI menjangkau 49 rumah. Program pembangunan rumah baru melalui Bantuan Rumah Swadaya Kawasan Strategis Pariwisata Nasional mencakup 204 unit di wilayah Sarana Hunian Pariwisata dan 225 unit di wilayah koridor.
Pada 2022, anggaran daerah digunakan untuk peningkatan kualitas 20 rumah, sementara bantuan aspirasi anggota DPR RI menjangkau 50 rumah. Anggaran daerah berikutnya mendukung perbaikan 45 rumah pada 2023, 13 rumah pada 2024, dan 34 rumah pada 2025; pada 2025, bantuan tanggung jawab sosial perusahaan juga meningkatkan kualitas delapan rumah.
Tintingon menyebut anggaran daerah selama periode tersebut mendukung peningkatan kualitas 130 rumah dengan total Rp2,6 miliar. Ia mengatakan program perumahan ditujukan untuk memperbaiki kondisi hunian dan mendukung kualitas hidup, pemerataan pembangunan, serta penanggulangan kemiskinan ekstrem di Minahasa Utara.