
Malaysia Tawarkan Pesawat dan Helikopter untuk Karhutla
17 menit yang lalu
Pelatihan mengajarkan pengolahan bahan pangan hewani dan disertai bantuan alat untuk mendukung produksi usaha.
Terbit · 1 min read

Pemerintah Kota Jakarta Utara melatih pelaku usaha setempat mengolah bahan pangan hewani menjadi produk kuliner yang lebih variatif dan bernilai jual. Menurut laporan ANTARA, kegiatan itu ditujukan untuk meningkatkan kualitas produk dan membuka peluang peningkatan pendapatan usaha.
Pelatihan gelombang kedua diikuti peserta dari Kecamatan Koja, Cilincing, dan Penjaringan. Laporan tersebut tidak menyebutkan lokasi pelaksanaan gelombang kedua.
Kasudin KPKP Kota Jakarta Utara Novy Christine Palit mengatakan pelatihan itu merupakan agenda rutin tahunan untuk mendorong inovasi dan daya saing produk. Keterampilan yang diberikan diharapkan memperkaya menu dagangan dan membantu peserta menjangkau pasar lebih luas.
Dalam kegiatan itu, peserta mendapat bimbingan dari praktisi kuliner Politeknik Jakarta Internasional, Chef Gita Mutiara Annisa. Mereka mempraktikkan pembuatan bitterballen isi ayam, karipap isi ayam dan sayuran, serta kroket kentang dengan daging sapi.
Novy menyebut peserta juga menerima bantuan alat berupa mesin pencacah atau chopper. Alat tersebut diharapkan mempercepat persiapan bahan dan meningkatkan efisiensi produksi saat keterampilan pelatihan diterapkan dalam usaha.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kota Jakarta Utara Wawan Budi Rohman menilai olahan pangan hewani berpotensi menjadi menu yang disukai berbagai kalangan, termasuk anak-anak. Menurut laporan yang sama, ia menyampaikan bahwa produk tersebut dapat membuka peluang pendapatan sekaligus menyediakan pilihan makanan bergizi bagi keluarga.
Wawan mengatakan peningkatan kapasitas perlu disertai pendampingan berkelanjutan. Dukungan yang diperlukan mencakup standardisasi rasa, legalitas perizinan, dan akses pemasaran agar keterampilan peserta dapat mendukung pengembangan usaha.