
Banjir dan Longsor Melanda Enam Kabupaten di Jatim
10 menit yang lalu
Platform ini menghubungkan data kelautan dan perikanan untuk mendukung kebijakan berbasis bukti.
Terbit · 1 min read

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara meluncurkan platform digital Sulut Blue Data untuk mendukung pengelolaan potensi kelautan dan perikanan. Menurut laporan ANTARA Manado, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Tahlis Gallang menyampaikan peluncuran itu dalam sebuah diskusi di Manado, Senin (2/11/2026).
Dalam diskusi bertajuk Kolaborasi dan Integrasi Data Kelautan dan Perikanan Berbasis Digital Mendukung Ekonomi Biru di Sulawesi Utara itu, Tahlis mengatakan platform tersebut dirancang sebagai ekosistem kolaborasi dan integrasi data, bukan sekadar aplikasi teknologi informasi.
Platform itu akan menghubungkan pemerintah pusat dan daerah, unit pelaksana teknis kementerian, perguruan tinggi, lembaga mitra, serta pelaku usaha perikanan. Tahlis mengatakan data ilmiah, ekologi, perikanan, dan sosial-ekonomi masyarakat akan dihubungkan dengan proses perumusan kebijakan publik.
Menurut Tahlis, keputusan pemerintah ke depan diharapkan bertumpu pada bukti dan analisis data yang valid, bukan asumsi. Ia juga menyebut integrasi data perlu menghormati kewenangan, hak kepemilikan, kerahasiaan, serta mekanisme berbagi data yang disepakati sesuai peraturan dan prinsip Satu Data Indonesia.
Tahlis mengatakan keberhasilan platform bergantung pada komitmen dan konsistensi para pihak, bukan hanya kecanggihan sistem. Instansi dan mitra, menurutnya, perlu rutin memperbarui, memvalidasi, dan memasukkan data sesuai kewenangan masing-masing.
Ia berharap kepala perangkat daerah terkait serta dinas kelautan dan perikanan kabupaten/kota menyiapkan penanggung jawab atau operator data, menyusun mekanisme kerja, menyediakan sumber daya dan anggaran, serta menjaga koordinasi berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berharap platform tersebut memperkuat pengelolaan kawasan konservasi perairan dan perikanan tangkap berkelanjutan. Tahlis mengatakan data yang dikelola bersama diharapkan memberi manfaat bagi kelestarian laut dan kesejahteraan nelayan, pembudi daya, serta masyarakat.