
Edward Fannis Resmi Menjadi WNI
12 menit yang lalu
Tempo, teknik, postur, durasi, dan konsistensi dapat memengaruhi rutinitas jalan kaki.
Terbit · 1 min read

Laporan CNN Indonesia mengulas tujuh kebiasaan saat berjalan kaki yang dapat membuat upaya menurunkan berat badan kurang optimal. Kesalahan itu mencakup tempo yang terlalu pelan, dorongan langkah, penggunaan beban tambahan, postur, rutinitas yang monoton, durasi, dan jadwal yang tidak konsisten.
Artikel tersebut tidak mencantumkan waktu atau lokasi kejadian tertentu karena membahas kebiasaan olahraga secara umum. Ulasan itu merujuk pada sejumlah sumber, termasuk Time, Runner's World, dan NDTV.
Menurut Time, berjalan santai tetap bermanfaat untuk membangun kebiasaan aktif. Namun, tempo yang terus-menerus terlalu pelan mungkin kurang menantang; peningkatan kecepatan secara bertahap dapat membuat napas lebih cepat, sementara seseorang masih mampu berbicara dalam kalimat pendek.
Artikel itu menyarankan tumpuan yang mantap, lalu mendorong permukaan tanah ke belakang menggunakan otot bokong saat melangkah. Gerakan tersebut dapat membuat langkah terasa lebih bertenaga, tetapi dorongan sebaiknya tidak dipaksakan jika menimbulkan nyeri.
Menambahkan barbel atau beban pada pergelangan kaki bukan satu-satunya cara untuk meningkatkan tantangan. Menurut Runner's World, beban tambahan dapat memperlambat tempo; pilihan lain yang disebutkan ialah mempercepat langkah, menempuh jalur menanjak, atau menambah durasi secara bertahap.
Postur juga perlu diperhatikan, termasuk menjaga tubuh tegak secara alami, pandangan ke depan, bahu rileks, dan lengan bergerak wajar. Artikel tersebut menyarankan variasi rute, durasi, atau kecepatan agar rutinitas tidak membosankan dan tubuh tidak terus-menerus menjalani pola latihan yang sama.
Jalan kaki singkat tetap lebih baik daripada tidak bergerak, terutama bagi pemula, tetapi durasi dapat ditambah sedikit demi sedikit sesuai kondisi tubuh. Mengutip NDTV, penambahan lima menit setiap beberapa hari atau minggu bisa menjadi pilihan; target tidak perlu dipaksakan.
Artikel CNN Indonesia itu juga menekankan pentingnya jadwal yang realistis dan rutin dibandingkan berjalan jauh hanya sesekali. Pola makan dan tidur yang cukup turut disebut sebagai hal lain yang perlu diperhatikan dalam upaya menurunkan berat badan.