
Edward Fannis Resmi Menjadi WNI
13 menit yang lalu
Hujan lebat memicu banjir dan longsor di enam kabupaten Jawa Timur; BPBD menyatakan tidak ada korban jiwa.
Terbit · 2 min read

Enam kabupaten di Jawa Timur dilanda banjir dan longsor pada Senin (2/11/2026). Menurut laporan CNNIndonesia.com, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur Satriyo Nurseno mengatakan bencana dipicu hujan lebat yang turun sejak Minggu (1/11/2026) malam.
Wilayah terdampak meliputi Kabupaten Lumajang, Malang, Pacitan, Bondowoso, Jember, dan Banyuwangi. BPBD memperkirakan lebih dari 1.100 warga terdampak di Lumajang, dengan banjir lahar dingin Semeru merendam tiga kecamatan: Pasirian, Jatiroto, dan Tempursari.
Menurut Satriyo, hujan lebat yang berlangsung cukup lama meningkatkan debit Sungai Glidik, yang berhulu di kawasan Gunung Semeru. Di Jatiroto, genangan setinggi 20 hingga 60 sentimeter merendam permukiman di Dusun Persil, Desa Rojopolo, dan berdampak langsung pada sekitar 500 jiwa.
Di Tempursari, banjir dan longsor menerjang enam desa. Sekitar 600 jiwa terdampak, sementara 117 kepala keluarga di Dusun Taman Sari terisolasi setelah arus Sungai Glidik memutus akses jalan.
Tiga rumah dilaporkan ambruk pada bagian teras, sedangkan tanggul di Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, mengalami kerusakan. Di Kabupaten Malang, banjir luapan menggenangi Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, serta Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading. Ketinggian air di wilayah terdampak bervariasi antara 30 hingga 40 sentimeter.
Hujan juga memicu longsor di sejumlah titik di empat kecamatan di Kabupaten Malang: Ampelgading, Dampit, Sumbermanjing Wetan, dan Bantur. Material longsor sempat menutup jalan raya dan mengganggu lalu lintas; menurut laporan yang sama, tidak ada korban jiwa akibat longsor tersebut.
Di Kabupaten Pacitan, longsor tebing di Dusun Jeruk, Desa Ngumbul, Kecamatan Tulakan, terjadi sekitar pukul 05.00 WIB pada 2 November dan merusak ringan satu rumah. Di Kabupaten Bondowoso, longsor pada dinding sawah di Desa Gunosari, Kecamatan Tlogosari, merusak satu rumah; dinding sawah yang ambrol itu panjangnya 14 meter dan tingginya 4 meter.
Luapan Sungai Silo sempat membanjiri jalan penghubung antardesa di Dusun Kebun Langsep, Jember, tetapi air telah surut. Di Banyuwangi, saluran drainase yang tersumbat di Dusun Margomakmur, Desa Kalibaru Kulon, menyebabkan genangan setinggi 10 hingga 25 sentimeter dan kerusakan ringan pada satu rumah. BPBD provinsi dan kabupaten menangani lokasi terdampak, mendata kerusakan serta kebutuhan warga, dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta unsur terkait untuk membuka akses jalan dan memenuhi kebutuhan logistik warga; tim gabungan disiagakan untuk membersihkan material longsor dan memantau debit sungai. BPBD menyatakan tidak ada korban jiwa dalam rangkaian bencana tersebut.