
Bitcoin Depot Hentikan Operasi ATM Bitcoin
13 menit yang lalu
Penanaman dilakukan di kawasan bekas kebakaran untuk memulihkan ekosistem dan habitat satwa endemik.
Terbit · 1 min read

Ratusan pemuda Kalimantan Timur yang tergabung dalam gerakan Borneo Kind bersama Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menanam 1.000 bibit pohon di kawasan bekas kebakaran Taman Hutan Raya Bukit Soeharto. Menurut laporan ANTARA, kegiatan tersebut berlangsung di wilayah Kutai Kartanegara pada Sabtu (31/10/2026).
Penanaman difokuskan pada kawasan hutan lindung yang masuk wilayah Ibu Kota Nusantara. Tahap awal pemulihan ekosistem itu menargetkan penanaman bibit pohon endemik di area seluas dua hektare.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengatakan kegiatan bersama pemuda itu mendukung terwujudnya pilar Kota Hutan IKN. Ia juga menyebut keterlibatan generasi muda diperlukan untuk menjaga kelestarian kawasan hutan Nusantara.
Inisiator Borneo Kind Wawan Irawan mengatakan lokasi Tahura dipilih karena merupakan kawasan hutan lindung yang perlu dipulihkan setelah kebakaran. Menurut laporan yang sama, aksi tersebut diinisiasi komunitas pemuda lokal sebagai bentuk kepedulian terhadap kebakaran hutan.
Kegiatan itu melibatkan sekitar 400 hingga 500 relawan dari berbagai kalangan. Tim relawan telah menyiapkan 1.000 lubang tanam untuk mendukung penanaman bibit secara merata.
Gerakan tersebut didanai melalui patungan warga dan mendapat dukungan sarana serta prasarana dari sejumlah lembaga mitra daerah. Dukungan penanganan lahan diberikan OIKN, Dinas Kehutanan Kalimantan Timur, BPBD, serta UPTD Tahura Bukit Soeharto.
Wawan mengatakan pemulihan ekosistem itu disiapkan untuk mengembalikan habitat satwa endemik Kalimantan, termasuk orang utan. Basuki menyatakan OIKN berkomitmen membuka ruang kolaborasi dengan pemuda daerah untuk mewujudkan IKN yang hijau dan berkelanjutan.