
Pemkot Jakpus Dukung Pengembangan Ekonomi Kreatif
9 menit yang lalu
PGN merealisasikan hampir 50.000 sambungan jargas rumah tangga di Surabaya dari target 59.900 sambungan.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) telah merealisasikan hampir 50.000 sambungan jaringan gas bumi (jargas) rumah tangga di Kota Surabaya, Jawa Timur. Jumlah itu dicapai dari target 59.900 sambungan pada periode 2025–2026 untuk memperluas akses energi bagi masyarakat.
Area Head Surabaya PGN Arief Nurrachman menyampaikan hal tersebut di Surabaya, Minggu (25/10/2026). "Pengembangan jaringan gas bumi di Surabaya terus kami lakukan secara bertahap, disertai sosialisasi agar masyarakat memahami manfaat layanan, proses pemasangan, serta aspek keselamatan penggunaannya," kata Arief.
Menurut Arief, PGN terus mengintensifkan sosialisasi menjelang akhir tahun. Langkah itu bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus mendukung pencapaian target pengembangan jargas di sejumlah kawasan di Surabaya.
Salah satu wilayah pengembangan adalah Kelurahan Lontar, Surabaya Barat, yang memiliki target sekitar 4.500 sambungan jargas pada periode 2025–2026. Menurut laporan yang sama, pemasangan jaringan di kelurahan itu pada 2026 sedang berlangsung di lima rukun warga (RW).
Arief menjelaskan, pengembangan di Lontar dilakukan bertahap karena wilayah tersebut memiliki sekitar 30.000 rumah tangga yang tersebar di 16 RW. Jaringan gas bumi saat ini belum menjangkau seluruh kawasan itu.
PGN juga telah mengusulkan perluasan jaringan ke 10 RW di Lontar pada 2027. Pelaksanaannya akan menyesuaikan perencanaan dan persetujuan program terkait.
Untuk mendukung perluasan layanan, PGN menggelar sosialisasi bagi pelanggan dan calon pelanggan di Kelurahan Lontar pada Sabtu (24/10/2026). Kegiatan itu merupakan sosialisasi ketujuh yang digelar PGN Area Surabaya sepanjang 2026, dengan materi manfaat gas bumi, proses penyambungan, dan prosedur keselamatan.
Selain Lontar, pengembangan jargas di Surabaya mencakup sejumlah wilayah lain, antara lain Kandangan, Sememi, Simo Mulyo Baru, Manukan Kulon, Manukan Wetan, Gunung Anyar, Menur, dan Mojo.
Lurah Lontar Iwan Ahmadi berharap perluasan jaringan gas bumi dapat menjangkau lebih banyak rumah tangga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayahnya. Menurut dia, hal itu dapat membantu meningkatkan efisiensi kegiatan usaha masyarakat.