
Gerakan Cinta Rupiah Digagas Tutut pada 1998
12 menit yang lalu
Polda Sumbar menyebut edukasi menjadi prioritas Operasi Patuh 2026, dengan jumlah teguran lebih banyak daripada tilang.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, Polda Sumatera Barat mengutamakan edukasi keselamatan berlalu lintas selama Operasi Patuh 2026, yang dimulai pada Senin (26/10/2026). Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar Kombes Pol Kukuh Priyo Taruno menyampaikan hal itu di Padang.
Kukuh mengatakan prioritas tersebut berlaku sejak hari pertama operasi. Data yang disampaikannya mencakup penindakan hingga Jumat (30/10/2026), saat operasi memasuki hari keempat.
Dalam periode itu, petugas menilang 226 pengendara di seluruh wilayah Sumatera Barat dan mengeluarkan 1.376 teguran. Menurut laporan yang sama, teguran dapat diberikan secara tertulis dan dilanjutkan dengan edukasi langsung.
“Tidak semua pelanggar harus ditilang, personel juga bisa memberikan teguran secara tertulis yang dilanjutkan dengan edukasi langsung,” kata Kukuh.
Ia mengatakan personel juga menyosialisasikan aturan lalu lintas secara langsung kepada pengendara di jalan. Materi edukasi dibagikan melalui selebaran, stiker, dan brosur.
Sasaran edukasi mencakup pelajar yang berkendara tanpa surat izin mengemudi atau tidak memakai helm, serta pengemudi ojek daring, kurir, pengemudi angkutan, komunitas roda dua, dan operator logistik. Kukuh mengatakan pelatihan membahas pentingnya menjaga jarak dan kecepatan, berkendara secara defensif, serta memahami titik buta untuk menghindari kecelakaan.
Kukuh menyebut misi operasi ini adalah mengubah perilaku berkendara serta meningkatkan kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas, sesuai arahan Kepala Korps Lalu Lintas Polri. Ia mengatakan edukasi dan sosialisasi akan terus dilakukan Polda Sumbar beserta jajaran hingga hari terakhir operasi.