
Kemenbud Dorong AMI Awards Jadi Tolok Ukur Musik
12 menit yang lalu
Bantuan tahap kedua menambah total bantuan presiden untuk penanganan karhutla di Jambi menjadi Rp125 miliar.
Terbit · 1 min read

Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan presiden tahap kedua sebesar Rp40 miliar untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi. Menurut laporan ANTARA, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan informasi itu di Jambi, Selasa (27/10/2026).
Bantuan tahap pertama sebesar Rp85 miliar telah disalurkan ke tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Dengan tambahan tahap kedua, total bantuan presiden yang diberikan mencapai Rp125 miliar, di luar anggaran APBN lainnya.
Raja Juli mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian Presiden terhadap penanganan karhutla di Jambi. Ia menyebut pemantauan satelit melalui Sipongi menunjukkan tidak ada titik panas yang terdeteksi.
Namun, pengecekan langsung di darat masih menemukan dua titik yang terpantau di kabupaten/kota. Pemerintah melalui BMKG memprediksi hujan masih berpotensi turun di Jambi hingga 2 November 2026.
Menurut laporan yang sama, pemerintah akan memanfaatkan hujan untuk membantu pembasahan secara alami. Setelah itu, satuan tugas berencana menyiapkan patroli skala besar guna memastikan tidak muncul titik api baru.
Gubernur Jambi Al Haris mengapresiasi bantuan tahap kedua tersebut dan menilai dukungan pemerintah pusat membantu koordinasi penanganan di lapangan. Ia mengatakan tim sebelumnya menghadapi keterbatasan alat dan biaya operasional untuk menjangkau titik api.
Al Haris mengatakan kendala itu kini dapat diatasi dengan dukungan pemerintah pusat, TNI, Polri, BNPB, Manggala Agni, serta masyarakat. Ia juga menyampaikan, “Alhamdulillah, dengan adanya bantuan presiden pada kami, saya ingatkan tidak ada lagi keragu-raguan rekan-rekan bekerja,” kata Al Haris.
Data Satgas Karhutla Jambi mencatat luas kebakaran mencapai 5.106,29 hektare pada periode 1 Januari hingga 26 Oktober 2026. Al Haris mengatakan kondisi kebakaran di Jambi mulai mereda dan upaya penanganan masih berfokus memastikan api tidak muncul kembali.