
ESDM Tekankan Tata Kelola Tambang Berkelanjutan
11 menit yang lalu
Awan panas guguran mengarah ke Besuk Kobokan; warga diminta menjauhi jalur aliran lahar.
Terbit · 1 min read

Gunung Semeru meluncurkan awan panas guguran sejauh lima kilometer ke arah tenggara, menuju Besuk Kobokan, pada Jumat (6/11/2026) sore. Menurut laporan iNews.id, petugas meminta warga menjauhi jalur aliran lahar.
Peristiwa itu terjadi pukul 15.48 WIB. Data Pos Pengamatan Gunung Api Semeru yang dikutip iNews.id mencatat guguran berlangsung selama 12 menit 24 detik.
Dalam 12 jam terakhir, Semeru tercatat meluncurkan awan panas guguran sebanyak empat kali, menurut laporan yang sama.
Intensitas guguran menyebabkan material vulkanik menumpuk di bagian hulu jalur aliran lahar. Menurut laporan iNews.id, material itu berpotensi terbawa aliran air dan membahayakan warga apabila hujan turun di kawasan puncak.
Petugas meminta masyarakat menjauhi daerah aliran sungai, terutama di sepanjang jalur aliran lahar Besuk Kobokan.
Koordinator Pos Pantau Curah Kobokan, Sugiono, mengingatkan warga agar tidak mendekati kawasan rawan dan tetap mengikuti arahan petugas.