
Kristo Immanuel Garap Adegan Musikal Pulang Kampung
11 menit yang lalu
Korban ditemukan pada hari ketujuh pencarian, dan operasi SAR diusulkan untuk ditutup.
Terbit · 1 min read

Tim SAR gabungan menemukan Dinar, korban tubrukan KM Kawal Jaya 9 dengan kapal kargo Singapura, dalam kondisi meninggal di perairan utara Berakit, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Menurut laporan ANTARA, Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Fazzli menyampaikan penemuan tersebut.
Jasad Dinar ditemukan pada Kamis (5/11/2026) pukul 08.35 WIB di sekitar perairan Pulau Nikoi, Desa Teluk Bakau, Bintan. Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke Puskesmas Kawal untuk proses lebih lanjut, kata Fazzli.
Penemuan itu terjadi pada hari ketujuh operasi pencarian. Fazzli menyebut kerja sama unsur SAR, termasuk TNI-Polri, instansi maritim, dan masyarakat nelayan, membantu proses penyisiran.
Menurut laporan ANTARA, Dinar dilaporkan hilang setelah melompat ke laut saat KM Kawal Jaya 9 bertubrukan dengan kapal kargo Singapura di perairan utara Bintan pada Jumat (30/10/2026) dini hari.
Kapal tersebut membawa 14 orang. Sebanyak 13 kru lainnya dipastikan selamat dan dibawa ke Pelabuhan Kawal pada hari kejadian.
Dinar merupakan warga Teluk Bakau, Gunung Kijang, Bintan, dan bekerja sebagai anak buah kapal penangkap ikan KM Kawal Jaya 9.
Fazzli mengatakan hasil pembahasan setelah operasi menjadi dasar usulan penutupan operasi SAR. Unsur yang terlibat akan dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.